ForumNusantaranews.com BANDAR LAMPUNG – Ketua Umum Integrity Media Forum (IMF), Indra Segalo Galo, memberikan apresiasi kepada Polsek Sukarame atas langkah cepat dalam menindaklanjuti informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan adanya pelajar yang hendak menginap di AWAL Hostel wilayah Way Dadi, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung.
Menurut Indra, langkah Polsek Sukarame yang turun langsung melakukan pengecekan lokasi merupakan bentuk respons positif dan patut diapresiasi demi menjaga ketertiban serta keamanan masyarakat, khususnya perlindungan anak dan pelajar.
Namun demikian, Indra menyayangkan adanya narasi yang berkembang seolah-olah pemberitaan dan informasi yang disampaikan pihak IMF dianggap tidak benar.
“Kami mengapresiasi langkah Polsek Sukarame yang telah melakukan pengecekan langsung.
Tapi kami juga menyayangkan jika pemberitaan kami dianggap tidak benar, padahal informasi yang kami terima berasal dari temuan dan laporan masyarakat, serta didukung kondisi yang memang patut dicurigai,” ujar Indra Segalo Galo.
Indra menegaskan bahwa pemberitaan IMF bukan dibuat untuk menyerang pihak manapun, melainkan sebagai bentuk kontrol sosial dan kepedulian terhadap maraknya potensi pelanggaran, khususnya terkait pelajar yang masih berseragam sekolah berada di penginapan pada jam belajar.
“Kalau pihak hostel menyampaikan pernah ada pelajar datang untuk check-in lalu ditolak, itu artinya informasi yang kami sampaikan memang benar ada kejadian pelajar datang ke hostel tersebut. Jadi bukan berita bohong,” tegasnya.
Lebih lanjut, IMF meminta aparat dan instansi terkait agar lebih profesional dan tidak sekadar melakukan pemeriksaan sekali saja, melainkan melakukan pengawasan rutin terhadap penginapan maupun hostel yang ada di wilayah Sukarame.
IMF juga meminta agar Satpol PP, Dinas Pariwisata, serta pihak kecamatan dan kelurahan turut melakukan pemeriksaan berkala mengenai kelengkapan izin usaha, CCTV, buku tamu, serta penerapan aturan check-in bagi tamu yang masih berstatus pelajar.
“Kami mendorong agar dilakukan pemeriksaan rutin, bukan hanya ketika viral. Karena persoalan perlindungan anak ini bukan sekadar isu sesaat, tapi menyangkut masa depan generasi muda,” tambah Indra.
IMF menegaskan pihaknya akan terus mengawal isu ini sebagai bentuk komitmen dalam menjaga moralitas, keamanan lingkungan, dan ketertiban umum di Kota Bandar Lampung.
Di akhir pernyataannya, Ketua Umum IMF juga mengajak masyarakat agar tidak takut melaporkan jika menemukan dugaan pelanggaran serupa.
“Jika masyarakat menemukan pelajar masuk penginapan pada jam sekolah, segera laporkan. IMF siap bersinergi dengan aparat demi Bandar Lampung yang lebih aman dan bermartabat,” tutupnya.(*)
Tinggalkan Balasan