Komitmen Gizi Berkelanjutan, MBG Tingkatkan Akses Makanan Sehat untuk Anak

 

Tim Ahli Gizi Dapur SPPG Yayasan Putra Bangsa saat melalukan rapat di ruang Kantor SPPG Poncogati Kecamatan Curahdami, Bondowoso. (Horiyanto)

BONDOWOSO, FN— Yayasan Putra Bangsa Poncogati kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga keseimbangan gizi sebagai fondasi utama dalam penyediaan makanan bagi anak-anak. Program Menu Bergizi Seimbang (MBG) yang dijalankan yayasan menjadi wujud nyata upaya pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi anak-anak, khususnya di wilayah Curahdami dan sekitarnya.

Tim Ahli Gizi Dapur SPPG Yayasan Putra Bangsa, Allim Dewi Balqis Firdaus, menyampaikan, Selasa, 24/11/25.

Keseimbangan antara karbohidrat, protein, dan lemak sangat dibutuhkan untuk mendukung tumbuh kembang optimal. Susu bukan lagi satu-satunya sumber protein penyempurna. Berbagai sumber protein hewani seperti ayam, telur, dan daging sapi mampu memberikan manfaat yang sama.

“Salah satu sumber protein penyempurna dari hewani seperti ayam, telur dan daging sapi,” ujarnya.

Dia menjelaskan program MBG pun secara konsisten menghadirkan menu lengkap yang menggabungkan karbohidrat dari nasi, protein hewani, serta protein nabati seperti tempe, tahu, dan aneka kacang-kacangan.

Dirinya, juga memberikan perhatian khusus pada variasi olahan, terutama untuk bahan pangan seperti tempe dan tahu, agar anak-anak tidak merasa jenuh dan tetap bersemangat mengonsumsi makanan bergizi. Penggunaan kacang polong dan bahan nabati lainnya turut memperkaya cita rasa sekaligus meningkatkan kandungan nutrisi.

Ia menekankan pentingnya mikronutrien berupa serat, vitamin, dan mineral. Sayur dan buah selalu menjadi bagian wajib dalam setiap porsi hidangan. Untuk menjaga kualitas, buah-buahan yang disajikan dipilih dalam bentuk utuh seperti anggur, jeruk, apel, pir, dan pisang menghindari buah potong seperti semangka dan melon yang mudah mengalami oksidasi dan perubahan rasa.

Menurutnya, program MBG yang dijalankan Yayasan Putra Bangsa Poncogati telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama mereka yang berada dalam kondisi ekonomi terbatas. Program ini terbukti membantu menyediakan akses terhadap makanan sehat dan bergizi, sekaligus menjadi upaya efektif dalam mengatasi permasalahan kesehatan seperti stunting dan kekurangan gizi di Indonesia.

“Kami berharap program ini dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak anak. Dengan memberikan makanan yang bergizi, beragam, dan berkualitas, kami tengah menanam investasi kesehatan bagi masa depan mereka,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *