Kronologi Tragedi Tol Gayamsari yang Membawa Duka, Awalnya dari Tabrakan Berdarah

Kronologi Kecelakaan Maut di Tol Gayamsari yang Merenggut Dua Nyawa

Tragedi maut yang terjadi di Tol Jangli–Gayamsari Semarang pada Sabtu (22/11/2025) telah menyebabkan dua orang meninggal dunia. Peristiwa ini berawal dari tabrakan beruntun yang melibatkan beberapa kendaraan, termasuk truk trailer dan truk tangki.

Menurut informasi yang diperoleh, kecelakaan bermula saat sebuah truk trailer menabrak truk tangki yang sedang melaju di depannya. Tabrakan keras tersebut memicu rangkaian kecelakaan lainnya, sehingga truk tangki terdorong hingga menabrak mobil Toyota Alphard serta kendaraan pribadi lainnya.

Benturan yang terjadi sangat hebat, sehingga muatan dari kedua truk tersebut berhamburan. Lembaran seng yang diangkut oleh truk trailer berserakan di jalan tol, sementara isi truk tangki tumpah dan mengotori permukaan aspal. Akibatnya, jalur tol sempat tersendat selama beberapa waktu.

Dua korban meninggal dunia adalah sopir truk tangki dan sopir mobil Toyota Alphard. Identitas keduanya masih dalam proses pendataan oleh pihak kepolisian. Sementara itu, arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian mulai pulih menjelang sore hari.

Beberapa pengendara yang melintas sempat mengabadikan kondisi kecelakaan menggunakan ponsel mereka. Namun, petugas lalu lintas mengingatkan agar pengemudi tetap fokus dan tidak mengambil video saat berkendara.

Kesaksian Pengendara yang Melintas Saat Kejadian

Hengki, salah satu pengendara yang kebetulan melintas saat kejadian, masih tampak syok. Ia duduk lemas di pembatas jalan tol, mencoba mengingat kembali peristiwa yang juga merenggut nyawa rekan dekatnya.

Menurut Hengki, kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Ia melihat truk trailer bermuatan seng melaju dari arah selatan. Ia menduga truk tersebut mengalami rem blong sebelum menabrak truk tangki limbah di depannya.

“Benturannya keras banget. Trailer itu kena tangki dulu, baru mobil-mobil di belakangnya,” ujarnya.

Ia mengatakan, dua orang terlihat tidak sadarkan diri sesaat setelah tabrakan. Salah satunya adalah Tri, warga Gayamsari yang mengemudikan mobil Alphard putih. Mobil yang dikemudikan oleh Tri mengangkut tiga orang penumpang, dua di antaranya perempuan dan satu pria. Meskipun ketiga penumpang tersebut tidak mengalami cedera fisik, mereka masih terlihat bingung.

Kondisi Lokasi Kecelakaan

Pantauan di lokasi kejadian menunjukkan sisa-sisa kecelakaan masih berserakan. Lembaran seng menutupi sebagian badan jalan, sementara petugas sedang membersihkan potongan muatan satu per satu.

Truk trailer yang membawa muatan lembaran seng dari arah selatan–utara terparkir dengan kabin rusak parah dan ban kanan hilang. Tangki bahan bakarnya juga mengalami kebocoran.

Di sisi lain, truk tangki bernopol H 8987 OH tampak terbalik dengan bagian depan hancur dan ban belakang putus. Muatannya menetes ke aspal yang menghitam.

Mobil Alphard putih bernopol B 5 KIM terlihat ringsek di sisi kanan dan sudah berada di atas derek. Pemandangan ini menjadi bukti betapa hebatnya benturan yang terjadi.

Peristiwa ini mengingatkan kita akan pentingnya kesadaran berkendara dan kehati-hatian di jalan raya. Setiap pengemudi harus selalu memperhatikan kondisi kendaraannya dan menjaga jarak aman untuk mencegah kecelakaan yang bisa berujung pada hilangnya nyawa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *