Pelatihan Pendidikan Kesehatan Reproduksi Remaja Berperspektif Keislaman Digelar Secara Daring
Kementerian Agama RI (Kemenag) kembali mengadakan pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tentang pendidikan kesehatan reproduksi remaja dari perspektif keislaman. Pelatihan ini dilaksanakan melalui platform MOOC PINTAR, yang merupakan salah satu inisiatif pemerintah dalam memperluas akses pendidikan dan pelatihan secara digital.
Pelatihan PINTAR Kemenag adalah program pelatihan daring gratis yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia melalui platform MOOC PINTAR (Pusat Informasi Pelatihan dan Pembelajaran). Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Kemenag, termasuk para guru Madrasah dan pengajar pondok pesantren. Aplikasi PINTAR Kemenag menyediakan dua kategori pembelajaran, yaitu pelatihan dan pengetahuan, yang tersedia dalam bentuk artikel, video, serta materi interaktif.
Pelatihan kali ini berbasis MOOC (Massive Open Online Course), yang menawarkan kesempatan bagi peserta untuk memperoleh pengetahuan terkait kesehatan reproduksi remaja dengan pendekatan yang sesuai dengan nilai-nilai keislaman. Tujuan utamanya adalah untuk mendukung peran Kemenag dalam memenuhi hak-hak kesehatan reproduksi, termasuk pencegahan dan penanganan kekerasan seksual.
Beberapa Topik yang Diangkat dalam Pelatihan
-
Memahami hukum-hukum haidh terkait larangan beberapa jenis ibadah
Peserta diajarkan mengenai aturan-aturan dalam Islam terkait haidh, seperti tidak boleh shalat atau membaca Al-Qur’an selama masa menstruasi. Selain itu, mereka juga diajarkan cara menjaga kebersihan fisik dengan berganti pembalut secara teratur. -
Mandi wajib setelah selesai periode menstruasi agar bisa ibadah kembali
Setelah masa haidh berakhir, para peserta diajarkan pentingnya mandi besar sebagai langkah untuk kembali melakukan ibadah seperti shalat. -
Memperbanyak tidur agar tubuh segar dan tidak kelelahan karena haidh
Salah satu tips yang diberikan adalah pentingnya istirahat yang cukup untuk menjaga kesehatan dan stamina selama masa menstruasi.
Soal-soal Uji Kompetensi
Berikut beberapa contoh soal yang diujikan dalam pelatihan:
- Kenakalan remaja yang terkait dengan seksualitas umumnya diawali dari…
- A. Bolos sekolah
- B. Pencurian
- C. Merokok
-
D. Pacaran
Kunci jawaban: D -
Pernyataan yang benar berkaitan dengan masa pubertas pada remaja adalah…
- A. Pubertas terjadi sejak fase remaja awal sampai remaja akhir
- B. Pubertas terjadi sejak fase pra remaja sampai remaja pertengahan
- C. Pubertas terjadi sejak fase remaja awal sampai remaja pertengahan
-
D. Pubertas terjadi sejak fase pra remaja sampai remaja akhir
Kunci jawaban: C -
Pernyataan yang benar terkait usia remaja…
- A. Menurut departemen kesehatan, usia remaja berkisar 15-24 tahun
- B. Pubertas pada anak biasanya terjadi antar usia 13-18 tahun
- C. Menurut WHO, usia remaja berkisar 15-24 tahun
-
D. Remaja awal terjadi antar usia 13-15 tahun
Kunci jawaban: C -
Pernyataan yang benar tentang manajemen kebersihan menstruasi dalam Islam adalah…
- A. Ganti pembalut 3–4 jam, tidak shalat & baca Al-Qur’an saat haid, mandi besar setelah haid, ibadah lain: dzikir, doa, baca terjemah.
- B. Ganti pembalut 3–4 jam, tidak perlu mandi besar setelah haid, ibadah lain: dzikir, doa, baca terjemah.
- C. Ganti pembalut 3–4 jam, tidak shalat saat haid, tapi boleh baca Al-Qur’an, mandi besar setelah haid.
- D. Ganti pembalut 6–7 jam, tidak shalat & baca Al-Qur’an saat haid, mandi besar setelah haid, ibadah lain: dzikir, doa, baca terjemah.
Kunci jawaban: A
Tinggalkan Balasan