Mahasantri Andalusia Kebasen Belajar Literasi dari Ahmad Tohari

Kunjungan Mahasantri Ma’had Aly Andalusia ke Perpustakaan Sastrawan Nasional

Sejumlah mahasantri dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Jurnalistik & Literasi di Ma’had Aly Andalusia, Kebasen, Banyumas, Jawa Tengah, baru-baru ini mengunjungi perpustakaan pribadi sastrawan nasional Ahmad Tohari. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat budaya literasi dan menumbuhkan minat dalam kepenulisan di kalangan mahasantri.

Kunjungan tersebut dimulai dengan sebuah talkshow bertema “Transformasi Literasi Santri di Era Modern” yang terbagi menjadi dua bagian, yaitu sesi pemaparan materi dan sesi tanya jawab. Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Tohari menyampaikan bahwa literasi adalah proses yang panjang dan bisa dilakukan oleh siapa saja asalkan memiliki kemauan untuk berkembang.

“Menjadi seorang penulis bisa dilakukan oleh siapa pun jika mereka berkomitmen untuk memproses diri menjadi penulis,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa fondasi utama seorang penulis adalah membaca, sejalan dengan perintah pertama dalam Islam, yaitu Iqra’. Kebiasaan membaca sejak dini, menurutnya, menjadi kunci dalam mengembangkan imajinasi.

“Mendongeng bisa membangkitkan imajinasi. Tanpa itu, imajinasi akan lemah. Padahal, imajinasi adalah sesuatu yang sangat kaya,” katanya.

Talkshow ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta UKM Jurnalistik & Literasi.

Peluncuran Buku “Basic Audio Pesantren”

Setelah talkshow, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan buku “Basic Audio Pesantren” oleh penulisnya, Idris Ziee. Dalam sesi pemaparannya, Idris menjelaskan latar belakang penyusunan buku tersebut, pentingnya pengelolaan suara di lingkungan pesantren, serta pengalamannya melatih sistem audio di Ma’had Aly Andalusia.

Setelah sesi materi, buku tersebut resmi diluncurkan melalui sesi foto bersama antara Idris Ziee, Ustadz Saeful Huda selaku dosen pengampu UKM, serta Ketua UKM Ikhsan Nur Sholih.

Momentum Penting dalam Penguatan Budaya Literasi

Kunjungan ini dinilai sebagai momen penting bagi Ma’had Aly Andalusia dalam menegaskan komitmennya terhadap penguatan budaya literasi. Bertemu langsung dengan sastrawan nasional dan menyaksikan lahirnya karya baru dari internal UKM memberikan pengalaman berharga bagi para mahasantri.

Pihak Ma’had berharap kegiatan ini dapat menjadi dorongan baru bagi produktivitas dan kreativitas mahasantri di masa depan. Dengan adanya program seperti ini, diharapkan semangat literasi dan penulisan dapat terus berkembang di kalangan generasi muda pesantren.

Manfaat dan Tujuan Kegiatan

  • Meningkatkan pemahaman tentang literasi dan pentingnya membaca.
  • Memberikan motivasi kepada mahasantri untuk lebih aktif dalam kepenulisan.
  • Memperluas wawasan tentang teknologi dan pengelolaan suara di lingkungan pesantren.
  • Menginspirasi mahasantri untuk menciptakan karya-karya yang bernilai dan bermanfaat.
  • Memperkuat hubungan antara pesantren dengan tokoh-tokoh budaya dan seni.

Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam membangun komunitas literasi yang solid dan kritis, yang dapat berkontribusi positif dalam masyarakat. Dengan adanya pelibatan sastrawan nasional dan pengadaan buku-buku edukatif, diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan diri mahasantri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *