Inovasi Fermentor Kopi Cerdas dari Mahasiswa Universitas Jember
Di tengah tantangan yang dihadapi oleh industri kopi lokal, khususnya di Sentra Kopi Ketakasi, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, lima mahasiswa Universitas Jember (Unej) berhasil menciptakan inovasi yang dapat meningkatkan kualitas dan konsistensi hasil fermentasi kopi. Inovasi ini berupa alat fermentor kopi cerdas yang dirancang untuk memperbaiki proses fermentasi yang selama ini masih dilakukan secara manual.
Permasalahan yang Diatasi
Proses fermentasi kopi di Sentra Kopi Ketakasi saat ini masih menggunakan metode tradisional dengan wadah tertutup seperti tong plastik. Hal ini menyebabkan kondisi lingkungan fermentasi tidak stabil, sehingga aroma dan cita rasa kopi yang dihasilkan seringkali berbeda antar batch. Masalah ini menimbulkan ketidakseragaman mutu produk, yang tentu saja menghambat daya saing di pasar nasional maupun internasional.
Tim Fermicopi, yang terdiri dari lima mahasiswa, mengambil inisiatif untuk menyelesaikan permasalahan ini melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Mereka ingin memberikan solusi berbasis teknologi yang mampu menjaga kualitas kopi dengan lebih baik.
Desain dan Fitur Fermentor Cerdas
Fermentor kopi cerdas yang dikembangkan oleh tim ini dilengkapi dengan sensor suhu dan kelembapan, serta sistem kendali berbasis mikrokontroler. Dengan fitur-fitur ini, pengguna dapat mengatur parameter fermentasi sesuai kebutuhan, sehingga kondisi lingkungan di dalam fermentor tetap stabil. Proses fermentasi pun dapat berlangsung optimal, menghasilkan kopi yang lebih seragam dan berkualitas.
Selain itu, alat ini juga dilengkapi dengan fitur pemantauan digital. Pengguna dapat memantau perkembangan fermentasi secara real-time melalui aplikasi sederhana. Fitur ini sangat membantu mitra Sentra Kopi Ketakasi dalam menjaga standar mutu produk mereka.
Fokus pada Kemudahan Penggunaan
Tim Fermicopi tidak hanya fokus pada teknologi canggih, tetapi juga memastikan bahwa alat ini mudah dioperasikan oleh petani atau pelaku usaha lokal. Rancangan fermentor mempertimbangkan ketersediaan bahan di lapangan serta kemudahan perawatan, sehingga alat ini bisa digunakan secara efektif oleh masyarakat setempat.
Hasil Uji Coba
Uji coba alat dilakukan langsung bersama mitra Sentra Kopi Ketakasi. Hasil awal menunjukkan bahwa fermentor kopi cerdas mampu menjaga kestabilan suhu dan kelembapan selama proses fermentasi. Akibatnya, cita rasa wine coffee yang dihasilkan menjadi lebih kuat, seimbang, dan konsisten dibandingkan metode tradisional.
Seorang pelaku usaha kopi di Ketakasi menyampaikan bahwa hasil fermentasi menggunakan alat ini terasa lebih stabil, dan aroma khas wine coffee-nya lebih terasa.
Kontribusi Nyata dalam Pemberdayaan Masyarakat
Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penerapan Iptek (PKM-PI), yang difasilitasi oleh Kemdiktisaintek dan Unej. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga berkontribusi nyata dalam memberikan solusi terhadap permasalahan di masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan agroindustri.
Dosen pembimbing tim Fermicopi, Ankardiansyah Pandu Pradana, menyampaikan bahwa inovasi ini menunjukkan kolaborasi antara akademisi dan pelaku usaha yang menghasilkan solusi konkret. Dengan hadirnya fermentor kopi cerdas ini, diharapkan proses pascapanen kopi di Sentra Ketakasi dapat semakin efisien, berkelanjutan, dan menghasilkan produk dengan nilai jual lebih tinggi.
Inovasi ini juga menjadi langkah awal menuju modernisasi industri kopi lokal di Jember, sekaligus bukti nyata kontribusi mahasiswa Universitas Jember dalam mendukung kemajuan sektor pertanian Indonesia.
Tinggalkan Balasan