Marlina Muzakir, Ibu PAUD Aceh Mengunjungi Sekolah di Aceh Selatan untuk Kampanye Gizi


KILAS ACEH




Dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting dan meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini, Bunda PAUD Aceh, Marlina Muzakir, melakukan kunjungan kerja ke sejumlah lembaga pendidikan di Kabupaten Aceh Selatan, Senin, 16 Juni 2025.

Kegiatan Marlina dimulai dari TK Negeri Seulanga Meuligoe Selatan di Kecamatan Tapaktuan. Dengan didampingi Bunda PAUD Aceh Selatan, Nafisah Mirwan, Marlina menyisir langsung ruang kelas dan area bermain anak-anak. Ia tidak hanya memantau kegiatan belajar mengajar, tetapi juga menyampaikan pesan penting tentang pola makan sehat.

“Penting bagi kita untuk mengenalkan pola makan sehat sejak usia dini. Anak-anak harus terbiasa mengonsumsi makanan yang beragam, mengandung zat gizi yang cukup, proporsional, dan aman dari kontaminasi,” kata Marlina saat berbicara di hadapan guru dan siswa.

Mengusung tema

“Suka Minum Susu dan Makan Telur di Wilayah Berisiko Stunting,”

Marlina mensosialisasikan pola makan sehat berbasis prinsip B2SA (Bervariasi, Bergizi, Seimbang, dan Aman). Ia bahkan turun langsung membagikan bingkisan berisi susu dan telur kepada para siswa.

Marlina terlihat lincah berinteraksi dengan anak-anak. Dia menyapa satu per satu, melemparkan pertanyaan ringan, dan mengajak senam pagi bersama. Pendekatan tersebut menunjukkan keseriusannya dalam menyentuh langsung kehidupan anak-anak sebagai bagian dari strategi jangka panjang penanggulangan stunting.

Semoga usaha dan niat baik kita dalam mencetak generasi terbaik untuk masa depan ini mendapat rida Allah SWT,” katanya dengan penuh harap. “Anak-anak kita di sini harus tumbuh sehat dan mendapatkan pendidikan yang layak.

Setelah dari Tapaktuan, Marlina beserta rombongan melanjutkan kunjungan ke TK Bungong Serampai di Kecamatan Pasieraja dan SD Negeri 2 Manggamat di Kecamatan Kluet Tengah. Di setiap titik kunjungan, ia kembali menegaskan pentingnya edukasi gizi dan kebiasaan makan sehat sejak dini.

Tidak hanya itu, Marlina juga mengingatkan bahwa tanggung jawab dalam membangun pola makan sehat anak-anak tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah. Ia menegaskan perlunya kolaborasi dari semua pihak.

“Kita semua punya peran. Sekolah, orang tua, dan pemerintah harus bersinergi,” tegas Marlina, menyerukan peran kolektif dalam melawan stunting. ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *