Pembakaran Masjid Al-Mujahidin di Makassar Terekam CCTV
Pada Senin (8/9) pagi, sebuah masjid yang bernama Al-Mujahidin di Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mengalami aksi pembakaran oleh seseorang yang tidak dikenal. Aksi tersebut terjadi saat dini hari dan berhasil terekam kamera pengawas atau CCTV.
Menurut informasi yang diperoleh, Kanit Reskrim Polsek Biringkanaya, AKP Jafar Ahmad, menyatakan bahwa pelaku kejahatan tersebut dapat teridentifikasi melalui rekaman CCTV. Dalam rekaman tersebut, pelaku tampak mengenakan mukena dan masker saat melakukan aksinya.
“Pelaku itu sesuai dengan rekaman CCTV, dia memakai kerudung dan masker,” ujarnya kepada para jurnalis.
Kejadian Awal Terjadi Saat Salat Subuh
Kasus ini pertama kali diketahui oleh salah satu jemaah yang sedang hendak melaksanakan salat subuh. Saat itu, jemaah tersebut kaget setelah melihat asap yang keluar dari dalam masjid.
“Ada jemaah yang ingin salat subuh. Dia melihat banyak asap dan masih ada api di dalam masjid,” katanya.
Kejadian tersebut langsung membuat jemaah panik. Ia segera meminta bantuan warga sekitar untuk memadamkan api yang muncul dari dalam masjid.
“Beruntung api bisa dipadamkan hingga masjid tidak ludes terbakar. Yang terbakar adalah lemari yang berisi alat salat dan juga Al-Quran,” tambah Jafar.
Pelaku Menggunakan Mukena dan Korek Api
Dalam rekaman CCTV, pelaku terlihat masuk ke dalam masjid melalui pintu bagian utara. Setelah masuk, ia langsung membakar lemari penyimpanan mukena, Al-Quran, serta sajadah. Selain itu, karpet dan kain gorden yang menjadi pembatas antara jemaah laki-laki dan perempuan juga ikut terbakar.
“Pelaku membakar menggunakan korek api,” jelas Jafar.
Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung kabur. Meskipun mengenakan mukena, diduga pelaku adalah seorang laki-laki. Namun, belum bisa dipastikan jenis kelaminnya.
“Belum bisa dipastikan (jenis kelaminnya), tetapi kalau dilihat dari badannya itu mirip laki-laki. Jadi kita belum tahu, jangan sampai ini perempuan yang badannya gemuk, jadi kami belum bisa pastikan apakah itu laki-laki atau perempuan, yang jelas dia pakai mukena dan masker, kakinya juga agak besar,” kata Jafar.
Penyelidikan Masih Berlangsung
Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini. Tim Inafis Polrestabes Makassar telah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi yang ada di lokasi kejadian.
“Kita belum mengetahui motifnya, karena belum bisa digambarkan seperti apa. Nanti kalau sudah kita tangkap baru bisa ketahui apa motifnya,” tutup Jafar.
Tinggalkan Balasan