Mengenal Es Batil dan Jumbrek, Jajanan Khas Lamongan yang Unik Namun Lezat


forumnusantaranews.com

– Lamongan tidak hanya dikenal dengan sotonya yang legendaris.

Kota ini juga menyimpan kekayaan kuliner tradisional yang unik dan menggoda selera.

Dua di antaranya adalah es batil dan jumbrek, dua jajanan khas yang mungkin belum banyak dikenal luas, tapi memiliki cita rasa dan cerita yang khas bagi masyarakat Lamongan.

Es Batil: Segar dan Unik

Es batil adalah minuman khas Lamongan yang cocok dinikmati saat cuaca panas. Minuman ini terbuat dari campuran beberapa isian seperti dawet, kacang hijau, agar-agar, kue batil (sejenis apem), buah siwalan (ental), santan, dan sirup gula merah. Paduan bahan-bahan tersebut menghasilkan rasa manis, segar, dan mengenyangkan. Menurut ulasan dari Radar Gresik, es batil bukan hanya menyegarkan tapi juga cukup mengenyangkan, sehingga cocok dinikmati sebagai camilan di siang hari.

Salah satu penjual es batil yang cukup terkenal di Lamongan adalah Bu Hj Bayanah, yang berlokasi di Desa Bulubrangsi, Kecamatan Laren. Meski berada di pelosok, warung ini tidak pernah sepi pengunjung karena rasa dan kualitasnya yang terjaga. Kombinasi legitnya gula merah, segarnya buah siwalan, serta tekstur lembut dari batil dan agar-agar membuat siapa pun ketagihan setelah mencobanya.

Jumbrek: Si Manis nan Legit

Selain es batil, Lamongan juga memiliki kudapan khas bernama jumbrek. Jajanan ini memiliki bentuk unik menyerupai kerucut panjang, karena dibungkus menggunakan daun siwalan. Jumbrek berbahan dasar tepung beras, santan, dan gula siwalan, sehingga menghasilkan rasa manis legit dan aroma khas dari daun pembungkusnya. Jumbrek biasa disajikan dalam acara adat, seperti sedekah bumi atau hajatan, dan telah ada sejak masa Kerajaan Islam Demak sekitar abad ke-15 hingga 16.

Menurut situs resmi Dinarpustaka Lamongan, salah satu produsen jumbrek legendaris di Lamongan adalah Bu Karmini dari Desa Sor Asem, Paciran. Produksi jumbrek di tempat ini sudah dimulai sejak tahun 1960 dan masih bertahan hingga kini. Keistimewaan dari jumbrek Bu Karmini adalah penggunaan gula siwalan murni yang membuat rasanya tetap otentik dan tahan lebih lama tanpa pengawet.

Dua jajanan ini membuktikan bahwa kekayaan kuliner tradisional Lamongan sangat layak untuk dicoba. Rasanya yang khas, bahan-bahannya yang alami, serta cerita sejarah di baliknya membuat es batil dan jumbrek tidak hanya enak di lidah, tetapi juga kaya akan makna. Jadi, jika kamu berkunjung ke Lamongan, jangan lupa mencicipi kedua jajanan lokal yang unik namun lezat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *