Mengubah Limbah Buah Naga Jadi Saos, Sangat Bermanfaat Bagi Rumah Tangga

Sumenep FN: DWP. SMAN. 1 Sumenep, 7 November 2025, sekira jam 8 mengadakan pelatihan di pertemuan rutin dengan tema, ”  Mengolah Limbah Rumah Tangga Menjadi Produk Bernilai”.

Penyaji dipertemuan tersebut, Ibu Melly Farida, S. P, asal dari Penyuluh Pertanian Lapangan Kec. Bluto, Kab. Sumenep.

Dinyatakannya saat dikonfirmasi di kantor tempat dia bertugas bahwa, pengambilan tema tersebut hendak memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi bahan bermoto bagi rumah tangga dan masyarakat.

Tema kala itu, Melly Farida mengambil bahan dari limbah buah naga menjadi saos.

Pernyataannya bahwa, selain jadi pewarna makanan alami, rasanya enak dan bisa mencegah kangker. Hal tersebut banyak disetujui oleh anggota, karena memandang dari manfaat yang di kandung.

” Saos buah naga punya daya jual di pasaran., -Ungkap Melly saat ditanya wartawan media FN, – selain rasanya enak, jadi pewarna makanan alami, pengental dan bisa mencegah kangker. ”

“Latar belakangnya, tidak lain karena banyak limbah kulit buah naga tidak dimanfaatkan oleh sebagian rumah tangga dan masyarakat, melihat dari hal tersebut, seperti saya tergerak bersama rekan DPW. SMAN. 1 Sumenep untuk mengadakan pelatihan pengolahan dari bahan tersebut.

Al hamdulillah, malah dapat tanggapan positif dari rekan rekan. ”

Dengan demikian bila hal ini sudah dikenal oleh halayak ramai, limbah rumah tangga, utamanya dari limbah buah naga, bisa dimanfaatkan mereka sebagai sumber penghasilan yang laku di pasaran dan bisa mencukupi ekonomi rumah tangga. ( SIM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *