Menu MBG di Purwakarta, Ketua Amarta: Penyedia Untung Besar

Foto AI

Forumnusantaranews.com- Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di beberapa wilayah di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat terus menjadi perhatian publik. Seperti diketahui, program nasional itu memasok sejumlah makanan bergizi ke beberapa lokasi di tiap sekolah, mulai dari tingkat TK hingga SMA.

Realitanya, banyak masyarakat mengeluh terkait menu MBG yang dibagikan. Bahkan baru-baru ini viral di platform media ada sppg yang membagikan buah naga busuk dalam menu MBG. Selain buah naga yang sudah busuk, isi menu MBG juga berupa telor bulat, kue dan orek tempe yang dibungkus pake plastik bening tanpa pengaman kemasan. Dan itu terjadi di SDN 2 Nagri tengah yang SPPG berada di Desa Citalang, Kecamatan Purwakarta.

Selain itu ada juga di Kecamatan Babakancikao, tepatnya di dapur SPPG Desa Cigelam. Dengan menu MBG berupa telor rebus dan ubi rebus di potong menjadi dua bagian yang tengah viral di Facebook.

Hal ini memunculkan pertanyaan dari masyarakat terkait standar gizi, kelayakan konsumsi serta keterbukaan informasi anggaran program tersebut. Salah satunya datang dari Ketua Aspirasi Masyarakat Purwakarta (AMARTA) , Tarman Sanjaya, ia menduga pihak penyedia ingin meraup keuntungan di tengah momentum bulan Ramadhan.

“Kalau menu nya seperti itu, penyedia untung nya gede dong,”cetus Tarman, Kamis 26 Februari 2026.

Foto : Menu MBG SDN 2 Nagri Tengah (atas) dan Menu MBG di Desa Cigelam dan Mulyamekar (bawah).

Tarman berharap adanya transparansi terkait komposisi anggaran, standar gizi yang digunakan, serta mekanisme pengawasan kualitas makanan.

“Selain transparansi komposisi anggaran, kita berharap sistem distribusi juga diperbaiki agar benar-benar menjamin keselamatan dan kesehatan ribuan siswa sebagai penerima manfaat program,”ucapnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari kedua dapur SPPG terkait menu MBG yang didistribusikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *