Modus Pesan Bakso Hajatan, Pasutri Pencuri di Kembangan Ditangkap Polisi, Bawa Kabur Rp 150 Ribu

Aksi Pencurian Unik Pasutri di Jalan Meruya Terekam Viral

Di kawasan Jalan Meruya, Kembangan, Jakarta Barat, sebuah aksi pencurian dengan modus yang tidak biasa berhasil mengundang perhatian publik. Pasangan suami istri (Pasutri) NS (34 tahun) dan CN (25 tahun) tiba-tiba menjadi sorotan setelah video aksinya menyebar di media sosial. Mereka akhirnya ditangkap oleh pihak kepolisian setelah aksi mereka terungkap.

Kapolsek Kembangan, Kompol M Taufik Iksan, membenarkan penangkapan kedua pelaku. Penangkapan dilakukan di kediaman mereka di Cipondoh, Tangerang, pada Jumat (12/12/2025). Aksi pencurian yang dilakukan pasutri ini terjadi sebelumnya, tepatnya pada Sabtu (6/12/2025).

Modus yang Licik dan Terencana

Menurut penjelasan Kompol Taufik Iksan, modus yang digunakan oleh pasutri tersebut terbilang licik dan terencana. Pelaku berpura-pura memesan bakso dalam jumlah besar, seolah-olah untuk acara hajatan. Tujuannya adalah untuk mengalihkan perhatian dari pedagang bakso.

Dalam rekaman video yang viral, sang suami (NS) terlihat duduk di atas sepeda motor bersama anaknya. Ia sibuk berbincang dengan pedagang bakso. Sementara itu, istrinya (CN) turun dari motor dan langsung mendekati gerobak. Dengan cepat, ia mengambil uang tunai dari dalam laci menggunakan tangan kirinya dan menyembunyikannya ke dalam saku baju.

Kerugian yang Dialami Korban

Korban pencurian adalah seorang pedagang bakso yang mengalami kerugian sebesar Rp 150.000. Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kembangan. Dari pengakuan awal kepada polisi, pasutri tersebut mengaku bahwa aksi ini merupakan kali pertama mereka melakukan pencurian.

Mereka mengatakan nekat melakukan tindakan tersebut karena terdesak kebutuhan sehari-hari. Meskipun demikian, tindakan yang mereka lakukan tetap dianggap sebagai tindakan ilegal dan harus dipertanggungjawabkan.

Proses Penyidikan Berlangsung

Setelah ditangkap, kedua pelaku kini sedang menjalani proses penyidikan lebih lanjut di Polsek Kembangan. Pihak kepolisian akan terus memperdalam kasus ini untuk memastikan semua fakta terungkap dan tindakan yang diambil sesuai dengan hukum yang berlaku.

Aksi pasutri ini menjadi contoh bagaimana modus pencurian bisa sangat beragam dan sering kali sulit dideteksi. Dengan adanya teknologi dan media sosial, tindakan kriminal seperti ini bisa cepat terungkap dan menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada.

Selain itu, kasus ini juga mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap tindakan kriminal yang bisa terjadi di lingkungan sekitar. Dengan melaporkan kejadian yang mencurigakan, masyarakat dapat membantu pihak berwajib dalam menjaga keamanan dan ketertiban umum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *