Sumenep FN. Dari muda Moh. Asdin meniti karier untuk menggapai kehidupan sukses. Dirinya berhasrat untuk menapaki kehidupan bersama keluarga, bekerja keras dan memilih pekerjaan bagi diri dan keluarganya yang sangat baik.
Tahun 1994 mengawali kehidupannya menjadi Sekdes. Kambingan Barat, Kec. Lenteng, Kab. Sumenep.
Sekali pun masih menjabat sebagai pegawai swasta, Asdin tetap tabah dan bekerja dengan tekun.
Ketelatenan menata administrasi desa, mencatat segala program desa dengan baik, membawai Asdin hidup mujur.
Tahun 2007, Asdin, seorang pegawai swasta yang teguh pendirian terangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil ( PNS). Cita cita diri dan keluarganya terkabulkan, untuk menjadi keluarga abdi negara.
Umbiyatun istrinya selalu mengiringi karier sang suami. Jadi TP. PKK. desa sejak suaminya dijabat sebagai Sekdes. Kambingan Barat.
Kemudian setelah bekerja keras menjadi Sekdes. Kambingan Barat, Asdin harus dimutasi oleh Bupati Sumenep ke Kec. Lenteng di tahun 2021.
Asdin naik daun. Asdin tak lagi sebatas PNS. punya kegiatan dari desa kekampung. Dia tak lagi bergelimang sebatas RT. & RW. di desa.
Asdin menjadi pegawai Kecamatan Lenteng, Kab. Sumenep, sebagai anak buah Bapak Camat bukan lagi anak buah Bapak Kades.
” Saat itu, tahun 2021, saya baru dimutasi ke Kecamatan Lenteng, lantas selang beberapa bulan dipercaya sebagai PJS. Kades. Jambu.
Ya… saya mau dan ikut perintah atasan, dari staf Kecamatan Lenteng, berubah jadi Pak Kades. ” Terang Asdin kepada wartawan FN. (15/7), di Pendopo Kec. Lenteng.
Menurut keterangannya, dirinya berbuat terbaik di Desa Jambu, sampai sampai istrinya dipercaya oleh masyarakat Desa Jambu sebagai Bunda Paud. di samping jadi Darmawanita Kecamatan Lenteng.
Maka seusai jadi PJS. Kades. Jambu, di tahun 2022 harus kembali ke Kec. Lenteng. Selang beberapa bulan di Kec. Lenteng dipercaya dan diangkat oleh Bupati Sumenep sebagai Bandahara Kec. Lenteng sampai pensiun di tanggal 5 Juli 2025. (Sim)
Tinggalkan Balasan