Pabrik Tahu Rahman Makmur Mulai Beroperasi, Owner Berharap Bantuan Pemerintah untuk Tingkatkan Produksi

    Owner Pabrik Tahun RM, Abdur Rahman saat ditemui di pabrik tahu miliknya. (Horiyanto)

Bondowoso, Forum Nusantara News – Perusahaan Tahu Rahman Makmur (RM) yang berlokasi di Desa Traktakan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso, mulai beroperasi belum lama ini.

Keberadaan pabrik tahu tersebut diharapkan mampu mendorong perekonomian lokal serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.

Owner Perusahaan Tahu RM, Abdur Rahman, menyampaikan bahwa usaha yang dikelolanya masih membutuhkan dukungan dari pemerintah agar dapat berkembang dan meningkatkan kapasitas produksi.

Bantuan yang diharapkan berupa peralatan produksi, khususnya mesin penggilingan tahu.

“Kami sangat berharap adanya bantuan dari pemerintah, seperti mesin penggilingan tahu yang harganya sekitar Rp10 juta, serta alat-alat pendukung lainnya. Peralatan ini sangat dibutuhkan untuk menunjang kelancaran produksi,” ujar Abdur Rahman saat ditemui di lokasi pabrik, Selasa (16/12/2025).

Menurut Abdur Rahman, saat produksi berjalan lancar, pabrik tahu Rahman Makmur mampu memproduksi tahu hingga sekitar 1 ton per hari.

Namun, ketika permintaan pasar sedang menurun, produksi biasanya berada di kisaran 8 kwintal per hari.

“Kalau kondisi ramai dan bahan baku lancar, kami bisa produksi sampai 1 ton. Tapi kalau sedang sepi, biasanya sekitar 8 kwintal,” jelasnya.

Untuk pemasaran, hasil produksi tahu Rahman Makmur saat ini dipasarkan di wilayah Kecamatan Wonosari hingga Kecamatan Wringin.

Ke depan, pihaknya berencana memperluas jangkauan pemasaran seiring dengan peningkatan kapasitas produksi.

“Dengan produksi yang meningkat, kami ingin memperluas pemasaran dan tentunya bisa memberdayakan lebih banyak masyarakat sekitar sebagai tenaga kerja,” tambahnya.

Abdur Rahman berharap adanya perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah agar industri kecil yang ia kelola dapat berkembang secara berkelanjutan.

Serta dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Desa Traktakan dan sekitarnya. (ynt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *