Pembukaan Musprov POSSI Malut 2026, Sarbin Sehe Janjikan Perangi Bom Ikan

Komitmen Pemerintah Maluku Utara dalam Melindungi Ekosistem Laut

Pemerintah Provinsi Maluku Utara menunjukkan komitmennya untuk melindungi ekosistem laut dari berbagai praktik penangkapan ikan ilegal. Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menyampaikan hal ini saat membuka Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Malut tahun 2026 di Emerald Hotel, Ternate, pada Kamis (22/1/2026).

Sarbin mengatakan bahwa pihaknya akan mengambil langkah-langkah konkret untuk menekan aksi pengeboman ikan yang masih marak terjadi di sejumlah perairan di Maluku Utara. Ia menegaskan bahwa ketergantungan daerah terhadap sumber daya alam berbasis tambang tidak dapat bertahan selamanya. Oleh karena itu, pembangunan ekonomi Maluku Utara ke depan harus berfokus pada sektor-sektor yang lebih berkelanjutan, seperti wisata olahraga atau sport tourism dan pelestarian budaya.

“Keunggulan kita ke depan ada pada olahraga dan wisata bahari. Laut Maluku Utara masih sangat indah dibandingkan banyak daerah lain. Namun kondisi ini terancam oleh sampah dan praktik pengeboman ikan yang merusak ekosistem,” ujar Sarbin.

Ia juga menjelaskan bahwa pemerintah daerah akan segera membentuk tim khusus yang melibatkan instansi terkait untuk melakukan pengawasan dan penindakan di wilayah-wilayah rawan. Selain pengawasan di laut, upaya penertiban juga akan menyasar jalur distribusi ikan di darat.

“Kita akan berkoordinasi dengan pimpinan daerah dan instansi terkait agar pasar-pasar tidak lagi menerima ikan hasil bom. Jika akses pasar ditutup, maka praktik ilegal ini akan berhenti. Pemerintah ingin masyarakat mencari nafkah dengan cara yang lebih humanis dan ramah lingkungan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sarbin juga memberikan apresiasi kepada POSSI Malut yang dinilai konsisten mempromosikan keindahan bawah laut Maluku Utara selama lebih dari satu dekade. Ia menilai POSSI memiliki peran strategis, baik dalam menjaga kelestarian laut maupun mencetak atlet selam berprestasi.

“Banyak tamu yang datang ke Maluku Utara, termasuk pejabat pusat, selalu menanyakan lokasi penyelaman terbaik. Ini menunjukkan potensi kita sangat besar. Karena itu, mari kita jaga bersama kelestarian bawah laut Maluku Utara,” katanya.

Selain itu, Sarbin juga memaparkan kondisi fiskal daerah tahun 2026 yang masih dalam tahap pemulihan. Ia mendorong seluruh cabang olahraga, termasuk KONI Malut, untuk lebih inovatif dalam membangun komunikasi dengan pemerintah pusat maupun pengurus pusat cabang olahraga guna memperoleh dukungan anggaran dan fasilitasi kegiatan.

“Saya berharap Musprov ini menghasilkan kepengurusan dan program kerja yang sejalan dengan visi dan arah pembangunan pemerintah daerah,” pintanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *