Pemenang Olimpiade Sains Madrasah 2025

Kemenag Umumkan Pemenang Olimpiade Madrasah Indonesia 2025

Kementerian Agama (Kemenag) telah mengumumkan pemenang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) tingkat Nasional 2025 untuk bidang sains. Acara ini berlangsung pada periode 10 hingga 14 November 2024, dan diikuti oleh siswa madrasah serta sekolah umum. OMI Nasional 2025 diselenggarakan secara berjenjang, mulai dari seleksi tingkat sekolah, kabupaten, provinsi, hingga terpilih 484 siswa terbaik yang berhak mengikuti babak nasional.

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag, Nyayu Khadijah menyampaikan kebanggaannya atas kemajuan yang dicapai siswa madrasah dalam bidang sains. Ia menilai bahwa madrasah tidak hanya fokus pada pendidikan agama, tetapi juga memiliki potensi besar dalam menghasilkan siswa berprestasi di bidang sains.

Pendukungan Kemenag untuk Siswa Berprestasi

Menurut Nyayu, Kemenag akan terus mendukung dan memberikan wadah bagi para peserta didik untuk menggali dan mengasah potensi mereka. Selain itu, Kemenag juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk tampil dalam berbagai kompetisi bidang sains dan riset lainnya, baik tingkat nasional maupun internasional.

OMI Nasional 2025 dibagi dalam tiga jenjang: MI/SD, MTs/SMP, dan MA/MA. Ada sebelas kategori yang dilombakan dengan masing-masing kategori menyediakan 30 medali, terdiri dari lima medali emas, sepuluh perak, dan lima belas perunggu.

Daftar Pemenang OMI Nasional 2025

Jenjang MI/SD

Kategori Matematika Terintegrasi
– Muhammad Bintang Al Baihaqi Prasetya (MIN 1 Kota Malang Jawa Timur)
– Riza Akbari Prabowo (MIN 1 Kota Malang Jawa Timur)
– Dzaki Irsyad Fathulloh (MIS Andalan Jawa Barat)
– Bevis Aribah Prayanka (SDN 1 Cepu Jawa Tengah)
– Muhammad Ishomuddin (MIS Hasyim Asy’ari Jawa Tengah)

Kategori IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) Terintegrasi
– Afifah Khairunnisa Rakas (MIN 8 Jakarta, DKI Jakarta)
– Rafarzano Widjaya Diamanta (MIN 1 Kota Malang, Jawa Timur)
– Muhammad Raihan Al Biruni (MIS Mumtaza, Banten)
– Zaidan Arrafisqy (SDN 2 Lelateng, Bali)
– TM Fachry Azzamy (MIN 2 Langsa, Aceh)

Jenjang MTs/SLTP

Kategori Matematika Terintegrasi
– Mohamad Arfan Al Khawarizmi (MTsN 1 Kota Blitar, Jawa Timur)
– Arkan Fajar Huda (SMP Muhammadiyah 4 Metro, Lampung)
– Kaisar Restu Bumi (MTsN 1 Kota Makassar, Sulawesi Selatan)
– Muhammad Narendra Rusmin (SMP Al Azhar Mandiri Palu, Sulawesi Tengah)
– Rava Cahya Avifa (MTsN 1 Kota Pekanbaru, Riau)

Kategori IPA Terintegrasi
– Muh. Fahry Ariyadi (MTsN 1 Kota Makassar Sulawesi Selatan)
– Ammarista Dzakiyya Ats-Tsaniah (MTsN 1 Kota Malang, Jawa Timur)
– Muhammad Aulia Rikza Afrellino (SMPN 252 Jakarta, DKI Jakarta)
– Sifa’ul Wahid (MTsN 7 Jakarta, DKI Jakarta)
– Fikra Rai Assyfa (SMPS YPPI Perawang, Riau)

Kategori IPS Terintegrasi
– Muhammad Arif Rahman (MTsN 1 Kota Malang, Jawa Timur)
– Avicena Maula El Badranaya (MTsS Raudhatul Ulum, Jawa Tengah)
– Kararuna Tsabitah Mulyani (MTsN 39 Jakarta Utara, DKI Jakarta)
– Tubagus Fathul Hadi (MTsN 1 Kota Serang, Banten)
– Malaika Zivanna Aulia (MTsN 1 Yogyakarta)

Jenjang MA/SLTA

Kategori Matematika Terintegrasi
– Ahmad Asyam Kamil Wahid (MAN 2 Kota Makassar, Sulawesi Selatan)
– Labib Habibillah (MAN 2 Kota Malang, Jawa Timur)
– Sulain Umar Waliyurrahman Muwaffaq Annafi Muhtadi (MAN 4 Jakarta, DKI Jakarta)
– Muhammad Agha Juan Syathira (MAN Insan Cendekia Paser, Kalimantan Timur)
– Alvino Yardan Wiradharma (SMAN 10 Samarinda, Kalimantan Timur)

Kategori Biologi Terintegrasi
– Sarah Risda Hanifah (MAN Insan Cendekia Serpong, Banten)
– Ath Thaariq Achmad Zidan (MAN 10 Jakarta, DKI Jakarta)
– Naveeza Salsabilla (MAN 1 Tangerang, Banten)
– Zuhda Inaya Rahmani (MAN Insan Cendekia Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat)
– Nafeeza Mufidah Malik (MAN Insan Cendekia Gorontalo, Gorontalo)

Kategori Fisika Terintegrasi
– Faris Patria Chariansyah (MAN Insan Cendekia Serpong, Banten)
– Hilmy Lazuardhy Nurramadhan (MAN Insan Cendekia Serpong, Banten)
– Muhammad Fidel (MAN 2 Kota Makassar, Sulawesi Selatan)
– Haidar Farid Islahudin (MAN 2 Kudus, Jawa Tengah)
– Faral Ghasya Alvara (MAN 1 Banda Aceh, Aceh)

Kategori Kimia Terintegrasi
– Ahmad Kautsar Al Ramadhani (MAN 2 Kota Malang, Jawa Timur)
– Azka Nabil Adnan (MAN Insan Cendekia Serpong, Banten)
– Alfreda Risqullah Saputra (MAN Insan Cendekia Serpong, Banten)
– Hangga Arya Malik Himawan (MAN Insan Cendekia, Banten)
– Fakhri Aqlil Akrom Ahmad (MAN Insan Cendekia Gorontalo, Gorontalo)

Kategori Ekonomi Terintegrasi
– Carissa Puteri Syaharani (MAN 2 Kota Malang, Jawa Timur)
– Ahmad Fauzan (MAN Insan Cendekia Siak, Riau)
– Amelia Azarine (MAN Insan Cendekia Pekalongan, Jawa Tengah)
– Destra Ardhi Wijaya (SMAN 2 Purwokerto, Jawa Tengah)
– Muhammad Fikri Hasanain (SMA Pesantren Unggul Albayan Anyer, Banten)

Kategori Geografi Terintegrasi
– Revan Caesar Muhammad Nafis (MAN 2 Kota Malang, Jawa Timur)
– Aldrian Irwansyah Yusuf (MAN 16 Jakarta, DKI Jakarta)
– Hirdan Ma’ruf Besari (SMAN 1 Blitar, Jawa Timur)
– Fauziah Zahrani Siregar (MAN Insan Cendekia Serpong, Banten)
– Ahmad Rabbani Raja Saputra (MAN Insan Cendekia, Serpong)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *