Bojonegoro : Dalam rangka memperingati Bulan Bakti Pemdes Ngraho , Gayam, Bojonegoro menyelenggarakan Pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat XXII jumat 23 Mei 2025.
Dimulai jam 07.00 WIB hingga selesai.
Digelar di Situs Budaya Punden Mbah Pung ( Suroprono).
Dalam kesempatan tersebut, Muksin Kades Ngraho, selaku tuan rumah Palupi Hadi Ratih Dewanti SE MM camat Gayam beserta Jajaran, Danramil Gayam Kapten Inf Kasminto, AKP Moh.Safii Kapolsek Gayam, team MCl Rifki Romadhon, team Kades Bonorejo Ir Ahmad Arksan, Drs Sutowo dan team pengelola Situs Budaya tersebut serta tokoh masyarakat.
Sesuai tema acara bulan bakti gotong royong acara dimulai kerja bakti sekitar Punden Mbah Pung ( Suroprojo) yang lokasinya berada di Pedukuhan Ngraho Desa Ngraho Kecamatan Gayam.
Kemudian acara dilanjutkan di dalam lokasi Punden.
Sambutan diawali oleh Drs Sutawa selaku pengelola juga mantan Kades Ngraho dalam.
Dalam sambutan Towo menceritakan Suroprono atau lebih dikenal nama mbah Pung dan saudaranya yang bernama Ahmad Safii yang lebih dikenal dengan nama mbah Gimbal yang punden nya berada TPU Dukuh Ringan Desa Ngraho merupakan pembabat alas berdirinya Desa Ngraho.
Dalam ceritanya mereka adalah pasukan dari Kerajaan Pajang yang melarikan diri menyusuri Bengawan naik Perahu, hingga sampai ke Dataran yang dulu masih berupa hutan pinggir Bengawan.
Beliau menetap akhirnya perkembangan jaman menjadi Desa Ngraho.
Sambutan dilanjutkan oleh Muksin Kafes Ngraho, yang dulu menjabat Jogoboyo.Padaa saat itu pada masa pemerintahan Drs Sutawa.
Beliau juga merupakan sesepuh Desa.
Beliau juga membenarkan cerita yang turun temurun dari orang tua mereka tentang Mbah Pung dan mbah Gimbal sebagai nenek moyang mereka
Palupi camat Gayam dalam sambutannya mengucapkan rasa syukur Punden Mbah Pung telah diakui sebagai situs budaya Gayam dan berharap kerja samanya dengan Pemdes Ngraho, agar nanti dalam perkembangannya jadi icon Desa Ngraho,” ucap Popi.
Di sekitaran lokasi punden Mbah Pung terpajang Perahu besi yang dulu ceritanya dipakai mengarungi sungai bengawan solo yang luas.
” Tidak seperti sungai bengawan solo sekarang. kegiatan bulan bakti ini disamping mendapat suport dari MCL ( Mobile Cepu Ltd) berharap dapat bantuan dari dinas terkait Pemkab Bojonegoro juga.
Mengadakan penanaman pohon yang disamping buat penghijauan juga bermanfaat seperti pohon buah buahan jambu kristal” Lanjut Palupi
“Memang Gayam icon wisata tidak cuma punden mbah Pung yang di Ngraho tapi yang lainnya ada seperti di putuk kreweng desa Mojodelik.
Namun Punden Mbah Pung dan Nbah Gimbal mempunyai historis atau sejarah Jaman Penjajahan dulu di tanah Jawa” pungkasnya
Penulis Joko
Pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat XXII Desa Ngraho Gayam Bojonegoro
Bojonegoro : Dalam rangka memperingati Bulan Bakti Pemdes Ngraho , Gayam, Bojonegoro menyelenggarakan Pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat XXII jumat 23 Mei 2025.
Dimulai jam 07.00 WIB hingga selesai.
Digelar di Situs Budaya Punden Mbah Pung ( Suroprono).
Dalam kesempatan tersebut, Muksin Kades Ngraho, selaku tuan rumah Palupi Hadi Ratih Dewanti SE MM camat Gayam beserta Jajaran, Danramil Gayam Kapten Inf Kasminto, AKP Moh.Safii Kapolsek Gayam, team MCl Rifki Romadhon, team Kades Bonorejo Ir Ahmad Arksan, Drs Sutowo dan team pengelola Situs Budaya tersebut serta tokoh masyarakat.
Sesuai tema acara bulan bakti gotong royong acara dimulai kerja bakti sekitar Punden Mbah Pung ( Suroprojo) yang lokasinya berada di Pedukuhan Ngraho Desa Ngraho Kecamatan Gayam.
Kemudian acara dilanjutkan di dalam lokasi Punden.
Sambutan diawali oleh Drs Sutawa selaku pengelola juga mantan Kades Ngraho dalam.
Dalam sambutan Towo menceritakan Suroprono atau lebih dikenal nama mbah Pung dan saudaranya yang bernama Ahmad Safii yang lebih dikenal dengan nama mbah Gimbal yang punden nya berada TPU Dukuh Ringan Desa Ngraho merupakan pembabat alas berdirinya Desa Ngraho.
Dalam ceritanya mereka adalah pasukan dari Kerajaan Pajang yang melarikan diri menyusuri Bengawan naik Perahu, hingga sampai ke Dataran yang dulu masih berupa hutan pinggir Bengawan.
Beliau menetap akhirnya perkembangan jaman menjadi Desa Ngraho.
Sambutan dilanjutkan oleh Muksin Kafes Ngraho, yang dulu menjabat Jogoboyo.Padaa saat itu pada masa pemerintahan Drs Sutawa.
Beliau juga merupakan sesepuh Desa.
Beliau juga membenarkan cerita yang turun temurun dari orang tua mereka tentang Mbah Pung dan mbah Gimbal sebagai nenek moyang mereka
Palupi camat Gayam dalam sambutannya mengucapkan rasa syukur Punden Mbah Pung telah diakui sebagai situs budaya Gayam dan berharap kerja samanya dengan Pemdes Ngraho, agar nanti dalam perkembangannya jadi icon Desa Ngraho,” ucap Popi.
Di sekitaran lokasi punden Mbah Pung terpajang Perahu besi yang dulu ceritanya dipakai mengarungi sungai bengawan solo yang luas.
” Tidak seperti sungai bengawan solo sekarang. kegiatan bulan bakti ini disamping mendapat suport dari MCL ( Mobile Cepu Ltd) berharap dapat bantuan dari dinas terkait Pemkab Bojonegoro juga.
Mengadakan penanaman pohon yang disamping buat penghijauan juga bermanfaat seperti pohon buah buahan jambu kristal” Lanjut Palupi
“Memang Gayam icon wisata tidak cuma punden mbah Pung yang di Ngraho tapi yang lainnya ada seperti di putuk kreweng desa Mojodelik.
Namun Punden Mbah Pung dan Nbah Gimbal mempunyai historis atau sejarah Jaman Penjajahan dulu di tanah Jawa” pungkasnya
Penulis Joko
Pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat XXII Desa Ngraho Gayam Bojonegoro
Bojonegoro : Dalam rangka memperingati Bulan Bakti Pemdes Ngraho , Gayam, Bojonegoro menyelenggarakan Pencanangan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat XXII jumat 23 Mei 2025.
Dimulai jam 07.00 WIB hingga selesai.
Digelar di Situs Budaya Punden Mbah Pung ( Suroprono).
Dalam kesempatan tersebut, Muksin Kades Ngraho, selaku tuan rumah Palupi Hadi Ratih Dewanti SE MM camat Gayam beserta Jajaran, Danramil Gayam Kapten Inf Kasminto, AKP Moh.Safii Kapolsek Gayam, team MCl Rifki Romadhon, team Kades Bonorejo Ir Ahmad Arksan, Drs Sutowo dan team pengelola Situs Budaya tersebut serta tokoh masyarakat.
Sesuai tema acara bulan bakti gotong royong acara dimulai kerja bakti sekitar Punden Mbah Pung ( Suroprojo) yang lokasinya berada di Pedukuhan Ngraho Desa Ngraho Kecamatan Gayam.
Kemudian acara dilanjutkan di dalam lokasi Punden.
Sambutan diawali oleh Drs Sutawa selaku pengelola juga mantan Kades Ngraho dalam.
Dalam sambutan Towo menceritakan Suroprono atau lebih dikenal nama mbah Pung dan saudaranya yang bernama Ahmad Safii yang lebih dikenal dengan nama mbah Gimbal yang punden nya berada TPU Dukuh Ringan Desa Ngraho merupakan pembabat alas berdirinya Desa Ngraho.
Dalam ceritanya mereka adalah pasukan dari Kerajaan Pajang yang melarikan diri menyusuri Bengawan naik Perahu, hingga sampai ke Dataran yang dulu masih berupa hutan pinggir Bengawan.
Beliau menetap akhirnya perkembangan jaman menjadi Desa Ngraho.
Sambutan dilanjutkan oleh Muksin Kafes Ngraho, yang dulu menjabat Jogoboyo.Padaa saat itu pada masa pemerintahan Drs Sutawa.
Beliau juga merupakan sesepuh Desa.
Beliau juga membenarkan cerita yang turun temurun dari orang tua mereka tentang Mbah Pung dan mbah Gimbal sebagai nenek moyang mereka
Palupi camat Gayam dalam sambutannya mengucapkan rasa syukur Punden Mbah Pung telah diakui sebagai situs budaya Gayam dan berharap kerja samanya dengan Pemdes Ngraho, agar nanti dalam perkembangannya jadi icon Desa Ngraho,” ucap Popi.
Di sekitaran lokasi punden Mbah Pung terpajang Perahu besi yang dulu ceritanya dipakai mengarungi sungai bengawan solo yang luas.
” Tidak seperti sungai bengawan solo sekarang. kegiatan bulan bakti ini disamping mendapat suport dari MCL ( Mobile Cepu Ltd) berharap dapat bantuan dari dinas terkait Pemkab Bojonegoro juga.
Mengadakan penanaman pohon yang disamping buat penghijauan juga bermanfaat seperti pohon buah buahan jambu kristal” Lanjut Palupi
“Memang Gayam icon wisata tidak cuma punden mbah Pung yang di Ngraho tapi yang lainnya ada seperti di putuk kreweng desa Mojodelik.
Namun Punden Mbah Pung dan Nbah Gimbal mempunyai historis atau sejarah Jaman Penjajahan dulu di tanah Jawa” pungkasnya
Penulis Joko
Tinggalkan Balasan