Penyelidikan KPK di Rumah Dinas Bupati Pati, Bawa Dua Koper dan Satu Dus Dokumen

Penyidik KPK Menggeledah Rumah Dinas dan Kantor Bupati Pati

Pada hari Kamis (22/1), tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah dinas dan kantor Bupati Pati Sudewo. Lokasi tersebut berada dalam satu kompleks dengan Pendopo Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Penggeledahan ini dilakukan setelah adanya dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan pejabat setempat.

Selama proses penggeledahan, penyidik KPK membawa beberapa barang bukti yang dimasukkan ke dalam dua koper besar serta satu dus bekas air mineral yang berisi dokumen-dokumen penting. Dari pantauan di lokasi, dua koper yang dibawa oleh penyidik memiliki warna biru dan merah. Sementara itu, dokumen-dokumen tersebut tampak sudah terbungkus rapat dalam dus air mineral.

Tidak ada komentar yang diberikan oleh penyidik KPK mengenai isi dari barang bukti yang disita. Hal ini menunjukkan bahwa pihak KPK masih menjaga kerahasiaan terkait informasi yang diperoleh selama operasi tersebut.

Asisten Perekonomian Setda Kabupaten Pati, Nasikun, mengaku tidak mengetahui adanya penggeledahan tersebut. Ia menyatakan sedang mengikuti rapat kebencanaan saat kejadian berlangsung. “Saya sedang rapat kebencanaan,” ujarnya singkat.

Seorang petugas kebersihan di Pendopo Kabupaten Pati juga mengaku tidak tahu secara pasti tentang kehadiran empat mobil berwarna hitam yang datang ke area pendopo. Meskipun ia sudah berada di lokasi sejak pukul 07.00 WIB untuk membersihkan lantai pendopo, ia tidak dapat memberikan informasi lebih lanjut.

Penggeledahan di rumah dinas dan kantor Bupati Pati diperkirakan berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga sekitar pukul 15.15 WIB. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK beberapa hari sebelumnya.

Selama proses penggeledahan, lokasi dijaga ketat oleh personel kepolisian bersenjata laras panjang. Tim penyidik KPK juga terlihat mengenakan rompi bertuliskan KPK saat memasuki lokasi. Namun, saat meninggalkan area pendopo bertepatan dengan kumandang azan ashar, tidak satu pun penyidik terlihat mengenakan rompi KPK.

Dengan pengawalan aparat kepolisian, tiga orang membawa dua koper besar dan satu dus berisi dokumen menuju mobil Kijang Innova berwarna hitam. Proses pengangkutan barang bukti ini berjalan cukup cepat dan tertib.

Sebelumnya, KPK telah melakukan operasi tangkap tangan terhadap Bupati Pati Sudewo pada Senin (19/1) dini hari. Setelah penangkapan, Sudewo sempat diperiksa di Mapolres Kudus dengan meminjam salah satu ruangan. Usai pemeriksaan, tim KPK membawa Sudewo menuju Semarang dengan pengawalan Unit Patwal Satlantas Polres Kudus.

Proses penyidikan ini menunjukkan bahwa KPK semakin giat dalam menangani kasus-kasus korupsi di berbagai daerah. Dengan penggeledahan yang dilakukan, KPK berusaha mengumpulkan bukti-bukti yang kuat untuk menuntaskan dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di wilayah Pati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *