Foto : Penanaman pohon
Forumnusantaranews.com- Suasana hangat penuh persaudaraan lintas iman mewarnai Perjumpaan Ekoteologi yang digelar pada Selasa, 31 Maret 2026 di Kebun Persahabatan Purwakarta. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam meneguhkan komitmen bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari praktik keimanan dan tanggung jawab kepada Tuhan.
Kegiatan diawali dengan bincang santai di Pondok Kopi, di tengah hamparan Kebun Persahabatan seluas kurang lebih 10 hektare yang ditanami berbagai jenis pohon dari seluruh Nusantara. Dialog berlangsung hangat dan reflektif, membahas pentingnya merawat alam sebagai bagian dari iman, bukan sekadar kewajiban sosial semata.
“Momen simbolis penanaman pohon menjadi salah satu agenda utama, di mana peserta bersama-sama menanam pohon damar serta kelapa jenis gencah pandan wangi,” kata Yohanes pengurus FKUB perwakilan dari Gereja Katolik Salib Suci Purwakarta, Rabu 1 April 2026.
Penanaman dilakukan di area pembangunan Rumah Sehat sebagai simbol harapan akan kehidupan yang berkelanjutan dan harmonis antara manusia dan alam.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan makan bersama dalam suasana penuh keakraban. Diskusi berkembang ke berbagai isu strategis, mulai dari peran pendidikan, penguatan ekonomi mandiri, hingga pentingnya membangun kehidupan keagamaan yang berwawasan lingkungan.
Ekoteologi sebagai tema utama perjumpaan ini menegaskan bahwa bumi merupakan ciptaan suci yang harus dijaga dan dirawat bersama. Konsep ini mengedepankan relasi harmonis antara Tuhan, manusia, dan alam sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan.
Sebagai puncak acara, dilaksanakan doa bersama lintas agama yang dipimpin secara bergiliran oleh para tokoh agama. Suasana khidmat dan penuh toleransi menjadi gambaran nyata harmoni keberagaman di Purwakarta.
Sebagai tindak lanjut, seluruh peserta sepakat untuk menggelar kegiatan “Camping Moderasi Beragama” sebagai langkah konkret dalam memperkuat nilai-nilai kebersamaan, toleransi, serta kepedulian terhadap lingkungan menuju Purwakarta yang rukun, damai, dan berkelanjutan.
“Perjumpaan ini menjadi bukti bahwa merawat alam bukan hanya tanggung jawab bersama, tetapi juga panggilan iman lintas agama. Dari Kebun Persahabatan, tumbuh harapan baru bahwa bumi dapat terus dijaga sebagai rumah bersama yang penuh kasih, harmoni, dan tanggung jawab,”pungkasnya.
Acara tersebut dihadiri oleh berbagai tokoh lintas agama dan pemangku kepentingan. Hadir di antaranya Sekretaris PWNU Jawa Barat KH Ade, Ketua MUI Purwakarta M. John Dien, Ketua Yayasan Al-Muhajirin Pusat Ifa Faizah Rohmah, Ketua Umum BKSG Purwakarta Jhonnaren Tarigan, perwakilan Hindu I Made Kandi, serta Bhante Kamsai Simano Mahatera serta turut hadir pula perwakilan dari berbagai unsur masyarakat, organisasi, hingga instansi pemerintah yang menunjukkan kuatnya kolaborasi lintas sektor.
Tinggalkan Balasan