Polda Jatim Turunkan Tim Jihandak dan Labfor Selidiki Ledakan Sumenep

Tim Labfor dan Jihandak Diterjunkan untuk Menyelidiki Ledakan di Sumenep

Pada dini hari Minggu (24/8), sebuah ledakan terjadi di Dusun Tambaagung, Desa Tambaagung Tengah, Kecamatan Ambunten, Sumenep. Kejadian ini menimbulkan kerusakan pada bangunan rumah dan kendaraan serta mengakibatkan seorang warga mengalami luka-luka. Untuk menyelidiki penyebab kejadian tersebut, Polda Jatim menerjunkan tim Laboratorium Forensik (Labfor) ke lokasi kejadian.

Kasi Humas Polres Pamekasan, AKP Widiarti, menjelaskan bahwa kedatangan tim Labfor bertujuan untuk mengetahui penyebab pasti dari ledakan yang terjadi. “Tim Labfor diterjunkan untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab ledakan yang telah menyebabkan kerusakan pada rumah dan mobil, serta melukai satu orang,” ujarnya.

Selain tim Labfor, Polda Jatim juga mengirimkan personel penjinak bahan peledak (Jihandak) dari Satuan Brimob Polda Jatim yang bermarkas di Pamekasan. Tujuan dari pengiriman tim Jihandak adalah untuk mengantisipasi kemungkinan masih adanya bahan peledak yang tersisa di lokasi kejadian. “Kedatangan tim Jihandak bertujuan untuk memastikan tidak ada ancaman lanjutan dari bahan peledak yang mungkin masih ada di sekitar lokasi,” tambahnya.

Informasi Terkini tentang Ledakan

Kapolres Sumenep, AKBP Rivanda, menjelaskan bahwa ledakan terjadi sekitar pukul 03.30 WIB di rumah milik Mohammad Hasin (50 tahun). Dentuman dari ledakan tersebut terdengar hingga radius lima kilometer. Akibat kejadian ini, satu unit mobil Mitsubishi L300 yang diparkir di garasi hancur, bagian rumah ikut rusak, dan seorang warga bernama Firda (20 tahun) mengalami luka-luka.

Menurut Rivanda, saat ini pihak kepolisian masih menunggu laporan lengkap dari tim lapangan untuk mengetahui hubungan Firda dengan pemilik rumah atau mobil. “Kami belum mengetahui apakah Firda merupakan anggota keluarga atau saudara dari pemilik rumah dan mobil tersebut,” jelasnya.

Ia juga membantah isu yang menyebut bahwa ledakan disebabkan oleh pelemparan bondet (bom ikan). “Sampai saat ini kami belum menemukan bukti-bukti yang mendukung klaim tersebut,” tegasnya.

Penyebab Ledakan Masih dalam Penyelidikan

Dugaan sementara menyebutkan bahwa sumber ledakan berasal dari kendaraan yang berada di garasi. Namun, penyebab pastinya masih menunggu hasil pemeriksaan dari tim Labfor. “Kedatangan tim Labfor akan sangat membantu dalam mengungkap penyebab sebenarnya dari kejadian ini,” ujar Rivanda.

Proses penyelidikan masih berlangsung, dan pihak kepolisian akan terus melakukan investigasi untuk memastikan tidak ada risiko lanjutan. Selain itu, masyarakat di sekitar lokasi kejadian diminta tetap waspada dan tidak mendekati area yang masih dalam pemeriksaan.

Tim Labfor dan Jihandak akan terus bekerja hingga semua informasi terkait ledakan ini dapat diungkap secara jelas dan akurat. Masyarakat diharapkan tetap tenang dan menunggu informasi resmi dari pihak berwenang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *