Prakiraan Cuaca Sulawesi Tenggara pada Hari Ini
Pada hari Senin, 12 Januari 2026, wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) akan mengalami cuaca berawan sepanjang hari. Wilayah ini terdiri dari dua kota dan 15 kabupaten yang diperkirakan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengalami kondisi cuaca serupa.
Wilayah yang Terkena Cuaca Berawan
Provinsi Sultra memiliki dua kota utama yaitu Kendari dan Baubau. Sementara itu, 15 kabupaten lainnya meliputi Konawe, Konawe Selatan, Konawe Utara, Konawe Kepulauan, Bombana, Wakatobi, Kolaka, Kolaka Timur, Kolaka Utara, Muna, Muna Barat, Buton, Buton Selatan, Buton Tengah, dan Buton Utara. Semua daerah tersebut diprediksi akan mengalami cuaca berawan sepanjang hari.
Cuaca di Kota Kendari
Di ibu kota Provinsi Sultra, Kendari, pagi hari terlihat cerah berawan. Pada pukul 09.00 WITA, langit tampak biru dengan sedikit awan. Meskipun cuacanya cerah, tidak terasa terlalu panas. BMKG mencatat suhu udara di Kendari mencapai 27 derajat Celsius. Kondisi ini umumnya terasa hangat, namun bisa terasa nyaman atau bahkan agak sejuk jika ada angin kencang, kelembapan tinggi, atau setelah hujan.
Sebelumnya, Kendari dilanda hujan lebat pada malam Minggu, 11 Januari 2026, yang berlangsung selama beberapa jam, mulai dari pukul 19.30 hingga 22.00 WITA. Hujan ini cukup lama dan memberikan pengaruh terhadap kondisi cuaca hari ini.
Perbedaan Suhu di Berbagai Wilayah
Terdapat perbedaan suhu antar daerah di Sultra. Beberapa kabupaten mengalami suhu yang lebih rendah dibandingkan daerah lainnya. Contohnya, Kabupaten Kolaka Timur dan Kolaka Utara memiliki suhu berkisar antara 19–27°C. Kelembapan di Kolaka Timur mencapai 57–97 persen, sedangkan di Kolaka Utara mencapai 49–87 persen.
Di sisi lain, Kabupaten Konawe Utara mengalami suhu yang lebih tinggi, mencapai 22–32°C. Kelembapan di wilayah ini juga cukup tinggi, yaitu 47–98 persen. Hal ini menunjukkan variasi cuaca yang signifikan antar daerah di Sulawesi Tenggara.
Imbauan untuk Masyarakat
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca dan memantau informasi cuaca dari BMKG. Dengan kondisi cuaca yang berubah-ubah, penting bagi masyarakat untuk menjaga kesehatan dan keselamatan diri serta lingkungan sekitar.
Perlu diketahui bahwa prakiraan cuaca yang disampaikan oleh BMKG dapat berubah sesuai perkembangan kondisi atmosfer. Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk terus memperbarui informasi melalui saluran resmi yang tersedia.
Dengan adanya perubahan iklim yang semakin terasa, penting bagi masyarakat untuk selalu siap menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu. Dengan begitu, risiko yang muncul akibat perubahan cuaca dapat diminimalkan.
Tinggalkan Balasan