Tim Dari BPBD Tulungagung Saat Terjun Ke Lokasi Bencana Puting Beliung
TULUNGAGUNG.ForumNusantaraNews – Angin puting beliung menerpa kawasan permukiman di Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, pada Rabu petang (18/02/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan sedikitnya 15 rumah warga mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap.
Angin kencang yang datang secara mendadak itu berlangsung dalam waktu singkat, namun cukup kuat hingga membuat genteng dan lembaran asbes beterbangan. Warga sekitar sempat panik saat pusaran angin melintas di atas deretan rumah.
Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Tulungagung langsung bergerak menuju lokasi begitu menerima laporan kejadian. Petugas melakukan penanganan awal sekaligus pendataan untuk memastikan jumlah kerusakan dan kebutuhan mendesak warga terdampak.
Salah satu warga, Siti Solekah (59), mengatakan angin datang dari arah barat sekitar pukul 14.30 WIB. Ia melihat pusaran angin berputar sebelum menghantam atap rumah-rumah di sekitarnya.
“Anginnya berputar sekitar lima menit, suaranya sangat keras. Banyak genteng terangkat dan jatuh. Setelah itu hujan deras turun,” ujarnya.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tulungagung, Teguh Abianto, menyampaikan bahwa kerusakan yang terjadi umumnya tergolong ringan hingga sedang. Menurutnya, sebagian besar rumah masih dapat ditempati karena tidak mengalami kerusakan pada struktur utama.
“Pendataan sementara mencatat 15 rumah terdampak. Namun asesmen masih berjalan hingga Kamis pagi, sehingga jumlahnya masih mungkin bertambah,” kata Teguh.
Sebagai respons cepat, BPBD telah mendistribusikan bantuan darurat berupa terpal untuk menutup atap yang bocor serta paket kebutuhan pokok bagi warga yang mengalami kerusakan paling parah. Selain itu, Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi diminta menghitung kebutuhan material guna pengajuan bantuan perbaikan.
BPBD juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan. “Jika melihat awan gelap disertai angin kencang, segera cari tempat aman. Jangan berlindung di bawah pohon besar atau baliho yang berisiko tumbang,” pungkasnya.
Tinggalkan Balasan