Ribuan Buruh Ikut Upacara Kenaikan Bendera Merah Putih di Kawasan Industri Batamindo
Pada hari Minggu pagi, 17 Agustus 2025, ribuan buruh dan peserta lainnya menghadiri upacara kenaikan bendera merah putih di lapangan Kawasan Industri (KI) Batamindo. Acara ini digelar sebagai bagian dari perayaan HUT ke-80 kemerdekaan Indonesia. Jumlah peserta yang hadir mencapai 2.444 orang, dengan para buruh berasal dari 72 tenant perusahaan industri yang ada di Batamindo.
Selain buruh, acara ini juga diikuti oleh aparat pemerintahan, unsur pengusaha, serta berbagai elemen masyarakat lainnya. General Manager (GM) PT Batamindo Investment Cakrawala (BIC), Mook Soi Wah, menjelaskan bahwa upacara ini rutin diselenggarakan setiap tahun. Tahun 2025 ini memiliki makna khusus karena menjadi tanda kebangkitan ekonomi Batam pasca-pandemi Covid-19.
“Kegiatan ini sempat terhenti selama masa pandemi. Kami menggelarnya untuk mengingatkan kita semua akan perjuangan para pahlawan kemerdekaan dulu,” ujarnya usai acara.
Mook menekankan pentingnya kerja sama antara berbagai pihak dalam membangun Batam sebagai kota investasi dan perdagangan. Ia menyebutkan bahwa pemerintah, pengusaha, serikat pekerja, militer, kepolisian, hingga media harus bekerja sama agar Batam bisa berkembang lebih baik lagi.
Dalam upacara yang berlangsung khidmat tersebut, pasukan pengibar bendera dipimpin oleh Kepala Staf Korem (Kasrem) 033/Wira Pratama, Kolonel Inf I Ketut Mertha Gunarda, sebagai Inspektur Upacara. Ia menyampaikan bahwa seluruh 72 tenant perusahaan di Batamindo hadir dalam acara ini, dengan jumlah karyawan mencapai sekitar 42 ribu orang.
“Jumlah peserta ini menunjukkan potensi besar yang dimiliki Batamindo,” kata Ketut.
Ia menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan bukan hanya sekadar seremoni, tetapi juga menjadi upaya untuk memperkuat persatuan lintas generasi, suku, dan budaya di Batam. Upacara ini menjadi momen penting untuk mempererat ikatan antara berbagai elemen masyarakat.
Setelah upacara bendera, Batamindo akan melanjutkan rangkaian perayaan HUT ke-80 RI dengan penyelenggaraan Annual Games yang berlangsung dari 23 Agustus hingga akhir November 2025. Acara ini melibatkan seluruh perusahaan industri di Batamindo dan bertujuan menjadi pesta rakyat yang mempererat hubungan antara tenant dan buruh.
KI Batamindo sendiri merupakan kawasan industri pertama dan terbesar di Batam. Kawasan ini didirikan berdasarkan perjanjian kerja sama ekonomi antara pemerintah Indonesia dan Singapura pada tahun 1989. Pembangunan kawasan ini dimulai pada tahun 1990 dan telah berkembang menjadi pusat manufaktur regional dengan banyak merek internasional yang beroperasi di sana.
Perayaan HUT ke-80 RI di Batamindo tidak hanya menjadi momen kebanggaan bagi para buruh dan pengusaha, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan semangat kebangsaan yang terus berkembang. Dengan adanya kegiatan seperti ini, Batam semakin menunjukkan komitmennya dalam membangun kota yang harmonis dan berkelanjutan.
Tinggalkan Balasan