Penguatan Kualitas Layanan Jalan Tol Melalui Pembentukan Satgas PKPJT
PT Jasa Marga (Persero) Tbk resmi membentuk Satuan Tugas Peningkatan Kualitas Pelayanan Jalan Tol (Satgas PKPJT) untuk periode 2025–2026. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat kapabilitas pelayanan operasional dan meningkatkan pengalaman berkendara bagi para pengguna jalan tol.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menjelaskan bahwa pembentukan satgas ini bertujuan untuk memastikan layanan yang konsisten mulai dari transaksi hingga interaksi antarpelanggan dan petugas. Ia menekankan bahwa kehadiran Satgas PKPJT selaras dengan semangat transformasi layanan dan inisiatif Danantara yang menempatkan peningkatan kualitas layanan publik sebagai prioritas utama.
Rivan menambahkan bahwa langkah ini merupakan upaya berkelanjutan Jasa Marga dalam menjaga dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelayanan perusahaan sebagai operator jalan tol terbesar di Indonesia. Ia menyebut penguatan sinergi antarunit bisnis sebagai kunci agar program yang dijalankan dapat terukur dan berdampak nyata.
Tujuan utama dari pembentukan Satgas PKPJT adalah mengintegrasikan indikator kinerja utama pelayanan ke dalam perencanaan operasional harian. Dengan demikian, perbaikan yang dilakukan bersifat cepat, terukur, dan berkelanjutan.
Fokus pada Lima Sektor Utama
Ketua Satgas PKPJT, Truly Nawangsasi, menjelaskan bahwa satgas akan fokus pada lima sektor utama, yaitu layanan di gerbang tol, kondisi jalan tol, Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP), customer experience, serta layanan petugas jalan tol. Pendekatan yang digunakan oleh satgas mencakup perbaikan fisik, proses layanan operasional, serta penguatan aspek emosional pelayanan.
Tujuan dari pendekatan ini adalah menciptakan pengalaman berkendara yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi pelanggan. Truly menekankan bahwa kombinasi solusi cepat dan strategis menjadi kunci utama dalam menjalankan tugas ini.
Pendekatan Digital dan Evaluasi Berkala
Salah satu metode yang diterapkan oleh Satgas PKPJT adalah melalui aplikasi pemantauan progres berbasis digital. Dengan sistem ini, satgas mampu memetakan capaian, hambatan, dan prioritas perbaikan secara real time. Hal ini memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cepat dan efektif.
Truly juga menambahkan bahwa pembentukan Satgas PKPJT sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo. Program ini merupakan kontribusi operasional terhadap penguatan konektivitas nasional dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul.
Target Peningkatan Kinerja Layanan
Satgas PKPJT menargetkan peningkatan kinerja layanan yang terukur. Beberapa aspek yang menjadi fokus antara lain kondisi jalan, kecepatan tempuh, aksesibilitas, keselamatan, dan respons bantuan pelayanan. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.
Dalam rangka mencapai target tersebut, Satgas PKPJT akan terus melakukan evaluasi berkala dan memastikan semua rencana yang telah ditetapkan dapat diimplementasikan secara efektif. Dengan komitmen dan kerja sama yang baik antarunit bisnis, diharapkan kualitas layanan jalan tol akan terus meningkat dan memberikan manfaat yang nyata bagi pengguna jalan.
Tinggalkan Balasan