Prakiraan Cuaca dan Fenomena Hujan Es di Wilayah Toraja
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas IV Toraja memberikan informasi mengenai prakiraan cuaca untuk wilayah Kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Toraja Utara pada Rabu (28/1/2026). Berdasarkan laporan yang disampaikan oleh Prakirawan BMKG Toraja, R Rayhand Cakraningrat, kondisi cuaca di kawasan tersebut didominasi berawan dengan potensi hujan ringan terutama pada siang hingga sore hari.
Kondisi Cuaca Harian
Untuk Kabupaten Tana Toraja, pagi hari diprediksi cerah berawan. Siang hingga sore hari akan berawan dan berpotensi hujan ringan. Sementara itu, malam hingga dini hari akan tetap berawan. Di sisi lain, Kabupaten Toraja Utara juga mengalami kondisi serupa. Pagi hari cerah berawan, siang hingga sore hari berpotensi hujan ringan, dan malam hingga dini hari berawan.
Selain itu, suhu udara di wilayah ini berkisar antara 19 hingga 31 derajat Celsius. Kelembapan udara mencapai 70 hingga 98 persen. Arah angin bertiup dari Barat hingga Utara dengan kecepatan antara 3 hingga 28 kilometer per jam.
Kondisi Lapangan
Pantauan langsung menunjukkan bahwa langit tampak mendung, khususnya di wilayah Kecamatan Makale. Suhu udara tercatat sekitar 19 derajat Celsius, sehingga terasa dingin sejak pagi hari. Meskipun cuaca tidak sepenuhnya cerah, aktivitas masyarakat tetap berjalan normal. Anak-anak sekolah beraktivitas seperti biasanya, dan lalu lintas di sepanjang jalan poros Makale relatif ramai.
BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi hujan ringan yang bisa terjadi pada siang hingga sore hari. Hal ini terutama penting bagi pengguna jalan dan mereka yang beraktivitas di luar ruangan.
Fenomena Hujan Es
Tidak hanya cuaca yang berawan, masyarakat di Kabupaten Tana Toraja juga dikejutkan oleh fenomena hujan es yang terjadi pada pukul 13.35 WITA, Rabu (28/1/2025). Peristiwa ini terjadi secara tiba-tiba, disertai hujan deras dan angin kencang.
Salah satu warga, Tasya, menggambarkan kejadian tersebut. Saat ia hendak mengambil sepatunya di luar kamar kosnya di Makale, ia mendengar suara hujan yang tidak biasa. Ketika membuka pintu, ia dan temannya kaget melihat banyak butiran es berserakan di lantai. Butiran es tersebut berbentuk seperti kristal kecil yang menyerupai kelereng dan menumpuk di beberapa titik.
Banyak warga lainnya juga mengabadikan kejadian ini dan membagikannya melalui media sosial seperti WhatsApp dan Facebook, sehingga informasi tentang hujan es menyebar cepat.
Dampak Hujan Es
Hujan es yang disertai angin kencang menyebabkan butiran es berserakan di berbagai lokasi. Meski fenomena ini hanya berlangsung beberapa saat, dampaknya cukup signifikan. Angin kencang menyebabkan satu pohon tumbang di kawasan Pasar Seni Makale, yang hampir menimpa Cafe Shop Kalebu. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Selain itu, dampak cuaca ekstrem juga menyebabkan lampu padam dan gangguan jaringan komunikasi selama hampir dua jam di sejumlah wilayah terdampak.
Imbauan BMKG
Hingga berita ini diturunkan, warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Perubahan kondisi cuaca dapat terjadi secara cepat dan tidak terduga, sehingga penting untuk selalu memperhatikan informasi cuaca terkini.
Tinggalkan Balasan