
GORONTALO FN News – Kegiatan vaksinasi masal kerjasama Polda Gorontalo bersama Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo, yang bertempat di SMK Negeri I Kota Gorontalo sangat antusias diikuti oleh para siswa, Kamis (09/09/2021).
Dr. Ruslan S. Payu, M.Pd selaku Kepala SMK Negeri I menyampaikan, bila dibandingkan dengan pelaksanaan vaksinasi tahap pertama, siswa peserta pada vaksinasi kali ini sangat antusias.
“Melihat antusias siswa yang ikut vaksin pada hari ini diperkirakan bisa mencapai 400 lebih,” ujarnya.
Ia berharap jumlah tersebut akan terus bertambah sehingga sebelum akhir tahun ini secara keseluruhan siswa yang mencapai 2138 bisa tervaksin semuanya.
“Bapak Kapolda menyampaikan siap membackup kapan saja sekolah kami akan melaksanakan vaksin. Beliau nanti akan menurunkan tim ke sekolah ini,” sambung Ruslan.

Ia menuturkan, kegiatan PTM terbatas saat ini sudah mulai dilaksanakan dengan tetap memperhatikan jumlah siswa di kelas berdasarkan yang telah tervaksin.
“Kami tidak ingin mengambil resiko kepada anak-anak belum tervaksin yang nantinya bisa terpapar covid-19,” imbuhnya.
Ruslan menghimbau kepada masyarakat khususnya orang tua yang anaknya bersekolah di SMK I agar mendukung program pemerintah.
“Kami dari pihak sekolah berharap dan menghimbau terutama kepada orang tua siswa, mari kita dukung program pemerintah dalam rangka membentuk komunitas kelompok khususnya di SMK N I Kota Gorontalo,” tutupnya.

Sebelumnya Kapolda Gorontalo Irjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus, SIK., MSI., MM, didampingi Dir Reskrimsus Kombespol Deni Oktavianto, SIK., MH., Dir Lantas AKBP Arief Budiman, SH., SIK., Dan Kabiddokkes Polda Gorontalo Kombespol Dr. Wasis Murjito., melihat langsung pelaksanaan vaksinasi.
Ia menyampaikan agar jangan takut divaksin karena ini adalah program dari pemerintah yang bertujuan untuk menyehatkan masyarakat sehingga terhindar dari ancaman pandemi COVID-19.
“Alhamdulillah pihak sekolah SMK Negeri 1 Kota Gorontalo dipercaya menjadi tempat pelaksanaan vaksinasi di wilayah kota Gorontalo dan berharap bisa mencapai 70 persen dari murid yang ada divaksinasi sehingga dapat kembali melaksanakan proses pembelajaran tatap muka,” tandas Kapolda
Tinggalkan Balasan