SMPN 1 Campurdarat Gelar Pondok Ramadan, Berikut Sederet Kegiatan yang Dilakukan

Kepala Sekolah SMPN 1 Campurdarat Drs H.Zaenal Komarudin M.Pd

TULUNGAGUNG.ForumNusantaraNews  – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Campurdarat, Kabupaten Tulungagung menggelar kegiatan Pondok Ramadan selama 6 hari, (9-14 Maret 2026).

Kegiatan yang berlangsung pada bulan suci Ramadan ini merupakan satu upaya menanamkan nilai-nilai keislaman sekaligus membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia.

“Kegiatan Pondok Ramadan bertujuan untuk menambah keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT,” kata Kepala SMPN 1 Campurdarat, Zaenal Komarudin di Kantornya. Selasa (10/3/2026).

Selain itu, kegiatan Pondok Ramadan bertujuan mengajarkan tata cara ibadah baik secara teori maupun praktik, serta menjadi sarana pembinaan karakter bagi para siswa agar lebih disiplin, sabar, dan peduli terhadap sesama.

Melalui kegiatan Pondok Ramadan ini, para siswa SMPN 1 Campurdarat diharapkan dapat merasakan makna dan keberkahan bulan suci Ramadan.

“Kami berharap siswa SMPN 1 Campurdarat mampu mengamalkan nilai-nilai ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat,” ucapnya.

Menurut Zaenal, kegiatan Pondok Ramadan diisi dengan Sholat Dhuha berjamaah, Tadarus Al Qur’an, serta materi-materi tentang kebersihan, ibadah, sholat, puasa, dan pergaulan remaja yang Islami yang disampaikan oleh Bapak/Ibu Guru dan Tenaga Penyuluh Agama dari Kemenag.

Usai mengikuti berbagai kegiatan keagamaan yang edukatif dan interaktif, kegiatan Pondok Ramadan ditutup dengan shalat dhuhur berjamaah.

“Pondok Ramadan ini mendapat dukungan dari para guru serta relawan masyarakat yang turut memberikan bimbingan dan pendampingan kepada siswa selama berlangsungnya kegiatan,” terangnya.

Zaenal mengungkapkan, kegiatan Pondok Ramadan disambut antusias tinggi oleh para siswa. Para siswa juga aktif dan bersemangat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

“Semoga program ini dapat menumbuhkan generasi muda cerdas secara akademik, dan memiliki karakter religius serta kepedulian sosial yang kuat,” tutupnya.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *