Sudirman Jaya dan KPLP Enggan Dikonfirmasi, Diduga Barang Terlarang Masih Bebas di Dalam Lapas Kotabumi

ForumNusantaranews.com LAMPUNG UTARA– Kasus dugaan penipuan dari dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II A Kotabumi, yang baru-baru ini di ungkap polda Lampung. Sudirman Jaya dan Beni Umayah, sulit di konfirmasi.

Dimana sebelumnya, kejahatan dari dalam Lapas Kotabumi Itu di duga dikelola oknum Lapas itu sendiri. Hal itu mengemuka, lantaran kedua petinggi di Lapas Kotabumi tersebut, yang bertanggung jawab atas aktifitas, kegiatan dan keamaan di dalamnya, sehingga menuai sorotan publik bahkan tidak luput dari sorotan organisasi mahasiswa di Lampung Utara.

Diketahui, pasca pengungkapan tiga orang narapidana yang diduga melakukan perbuatan kejahatan melalui jaringan internet bermodus Love Scamming, dengan korbannya adalah perempuan.

Dimana, menurut informasi, Beni Umayah dimutasi dengan jabatan tetap sebagai KPLP di Lapas kabupaten Lampung Selatan. Kemudian Sudirman Jaya, diduga di mutasi di provinsi Maluku dan belum terkonfirmasi secara langsung jabatan dan kebenarannya.

“Kalapasnya lagi keluar, tidak ada di tempat” ujar Dika, pegawai Lapas di pintu masuk penjagaan pada sejumlah awak media. Senin 06 Oktober 2025.

Atas sorotan kalangan mahasiswa yang kian melirik, HMI berencana selain melakukan unjuk rasa, para mahasiswa itu pula akan membawa persolan tersebut sampai ke pusat. Karena HMI menilai persoalan itu bukanlah persoalan biasa, pihaknya berpendapat, kemungkinan sudah banyak korban masyarakat di luaran atas kejahatan para napi yang di duga di kelola oknum di dalam lapas itu sendiri.

Meski keduanya sulit untuk di konfirmasi, diduga hanpond yang menjadi alat kejahatan para napi di dalam lapas Kotabumi, diduga masih bebas beredar, dan tidak menutup kemungkinan kejahatan lain masih di kelola sekalangan oknum di dalamnya.

Diminta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) untuk melakukan tindakan tegas. Sebagai mana perintah presidan Republik Indonesia Prabowo Subianto terhadap para menteri. Ia menilai para menteri bila mana memang tidak bisa memperbaiki sistem, maka di nilai tidak baik.

Sampai berita ini ditayangkan, Sudirman Jaya dan Beni Umayah sulit di konfirmasi. Kemudian Lapas kelas II A Kotabumi terkesan tertutup informasi. (Apri-Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *