Penjelasan Suami Mengenai Surat Wasiat yang Dikaitkan dengan Mpok Alpa
Kehilangan Mpok Alpa telah meninggalkan rasa sedih yang mendalam bagi keluarga dan kerabatnya. Di tengah duka yang menyelimuti, muncul sebuah surat wasiat yang diklaim ditulis oleh almarhumah. Namun, pihak keluarga menyangkal bahwa surat tersebut berasal dari Mpok Alpa.
Menurut Aji Darmaji, suami dari Mpok Alpa, surat wasiat yang beredar di media sosial adalah hoaks. Ia mengatakan bahwa tidak pernah ada surat wasiat yang ditulis oleh istri tercintanya. “Saya juga menerima kiriman itu. Tapi saya pastikan bahwa Mpok tidak pernah menulis seperti itu,” ujar Aji Darmaji saat diwawancara di kawasan Ciganjur, Jakarta Selatan, Senin (18/8/2025).
Aji Darmaji menegaskan bahwa ia sangat mengenal istri yang sudah dinikahinya selama 12 tahun. Menurutnya, Mpok Alpa tidak pernah membuat surat wasiat sejenis. “Saya tahu betul sifat Mpok. Dia tidak pernah menulis seperti itu,” tambahnya.
Meski demikian, Aji Darmaji menyampaikan pesan yang disampaikan oleh Mpok Alpa sebelum wafat. Pesan tersebut berkaitan dengan anak-anak mereka. Menurutnya, Mpok Alpa meminta suaminya untuk memastikan pendidikan anak-anaknya mencapai jenjang yang tinggi. “Pesan yang disampaikannya hanya tentang anak-anak. Dia meminta agar anak-anak tetap diberi makan yang cukup, termasuk susu dan makanan yang bergizi,” jelas Aji Darmaji.
Ia menjelaskan bahwa pesan yang diberikan oleh Mpok Alpa bersifat sederhana dan hanya berisi nasihat untuk kebutuhan anak-anak. “Isinya cuma soal anak-anak saja. Bukan tentang hal-hal lain,” tambahnya.
Aji Darmaji kembali menegaskan bahwa surat wasiat yang beredar di media sosial bukanlah tulisan dari Mpok Alpa. Ia memastikan bahwa surat tersebut tidak pernah dibuat oleh istrinya. “Tidak pernah ada surat seperti itu. Itu bukan tulisan Mpok,” tutupnya.
Beberapa waktu lalu, beredar di media sosial sebuah surat yang diklaim ditulis oleh Mpok Alpa. Surat tersebut disebut ditujukan kepada keluarga dan rekan selebriti. Namun, hingga kini belum ada konfirmasi resmi dari pihak keluarga mengenai kebenaran surat tersebut.
Tinggalkan Balasan