Survei: Perubahan Alam Ancam Kestabilan Negara

Generasi Z Berperan dalam Pelestarian Alam dan Budaya

Mayoritas generasi muda yang termasuk dalam Generasi Z di Indonesia menyadari bahwa kerusakan alam dapat mengancam ketahanan negara. Mereka percaya bahwa upaya pelestarian alam dan budaya merupakan bentuk nyata dari Program Bela Negara non militer. Hal ini terungkap melalui survei yang dilakukan oleh Sukarelawan Indonesia Pembela Alam (RIMBA) antara 12 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.

Dalam survei tersebut, sebanyak 82,3% responden Gen Z menunjukkan rasa peduli terhadap upaya pelestarian alam dan budaya. Bahkan, 83,7% dari mereka menyatakan siap berkontribusi dalam kegiatan pelestarian alam yang berbasis budaya. Menurut Ketua Umum RIMBA, Eko Wiwid, pandangan ini menunjukkan bahwa para pengambil kebijakan perlu memprioritaskan perlindungan alam dan budaya sebagai dasar kebijakannya.

Eko menjelaskan bahwa selain menjadi bagian dari bela negara non militer, upaya perlindungan alam dan budaya juga dipandang sebagai bentuk tanggung jawab dan karakter dari Gen Z. Sebanyak 84,1% responden menyatakan bahwa hal ini merupakan rasa bangga dan tanggung jawab mereka. Selain itu, 79,3% responden mengaku pernah terlibat langsung dalam upaya pelestarian alam dan budaya.

“Mereka sering terlibat dalam kegiatan seperti kerja bakti di lingkungan rumah atau kampanye lingkungan di media sosial. Ini mungkin disebabkan oleh perkembangan teknologi informasi yang memungkinkan Gen Z untuk berekspresi,” ujar Eko.

Survei RIMBA melibatkan 434 responden yang tersebar di delapan kota besar, yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Yogyakarta, Makassar, dan Bali. Teknik sampling yang digunakan adalah stratified purposive sampling, dengan pilihan delapan kota sebagai dasar stratifikasi agar komposisi sampel tetap seimbang dan validitas penelitian terjaga.

Hasil survei menunjukkan bahwa 84,8% responden meyakini bahwa pelestarian alam dan budaya merupakan bagian dari kepentingan nasional. Eko menambahkan bahwa survei ini memberikan gambaran awal tentang preferensi anak muda Indonesia dalam perlindungan alam dan budaya kepada para pengambil kebijakan.

Peran Generasi Z dalam Konservasi Lingkungan

Generasi Z tidak hanya menyadari pentingnya pelestarian alam dan budaya, tetapi juga aktif terlibat dalam berbagai kegiatan. Banyak dari mereka mengikuti kegiatan seperti kerja bakti lingkungan, kampanye lingkungan di media sosial, atau partisipasi dalam kegiatan sosial lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa mereka memiliki kesadaran tinggi terhadap isu lingkungan dan budaya.

Selain itu, adanya perkembangan teknologi informasi memungkinkan Gen Z untuk lebih mudah berpartisipasi dalam upaya pelestarian alam dan budaya. Media sosial menjadi sarana efektif bagi mereka untuk menyebarkan kesadaran lingkungan dan mengajak orang lain ikut serta dalam kegiatan konservasi.

Pandangan Gen Z ini juga mencerminkan perubahan dalam cara masyarakat melihat konsep bela negara. Dulu, bela negara sering dikaitkan dengan militer, tetapi kini Gen Z lebih melihatnya sebagai upaya perlindungan alam dan budaya. Ini menunjukkan bahwa konsep bela negara semakin luas dan inklusif.

Kesimpulan

Survei RIMBA menunjukkan bahwa generasi muda Indonesia, khususnya Gen Z, sangat peduli terhadap isu lingkungan dan budaya. Mereka tidak hanya menyadari dampak kerusakan alam terhadap ketahanan negara, tetapi juga aktif berkontribusi dalam upaya pelestarian. Pandangan mereka membuka wawasan baru bagi para pengambil kebijakan untuk lebih memperhatikan aspek lingkungan dan budaya dalam kebijakan nasional.

Dengan partisipasi aktif Gen Z, diharapkan upaya pelestarian alam dan budaya bisa lebih efektif dan berkelanjutan. Mereka menjadi agen perubahan yang penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan kekayaan budaya Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *