Susu Kemangi Unpad Meraih Tiga Penghargaan Internasional

Inovasi Susu dengan Ekstrak Daun Kemangi Meraih Penghargaan di Korea Selatan

Sebuah inovasi yang bermula dari kekhawatiran terhadap stres di kalangan masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa, berhasil menciptakan produk minuman unik berupa susu yang dikombinasikan dengan ekstrak daun kemangi. Produk ini dibuat oleh tim mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) yang sukses meraih tiga penghargaan dalam ajang Seoul International Invention Fair 2025 di Korea Selatan.

Awal Mula Ide

Menurut anggota tim, Muhammad Badar, ide pembuatan minuman ini muncul dari masalah sosial yang sering dialami oleh banyak orang. Stres yang muncul dari berbagai sumber seperti masalah akademik, tuntutan keluarga, atau dosen menjadi dasar pemikiran untuk mencari solusi yang efektif dan alami.

Badar menggandeng dua rekan lainnya, Nakumi Laila Syajida dan Aini Al Fatihaturrinqy, yang merupakan mahasiswi Sekolah Vokasi Unpad Program Studi Agroteknopreneur 2023. Bersama-sama, mereka mencoba memanfaatkan senyawa alami yang bisa membantu menenangkan pikiran.

Kombinasi Bahan yang Tepat

Susu telah dikenal memiliki senyawa tryptophan yang dapat memberikan efek menenangkan, tetapi efeknya dinilai masih lemah. Oleh karena itu, tim mencari bahan tambahan yang mampu meningkatkan efek tersebut. Akhirnya, mereka menemukan ekstrak daun kemangi yang kaya akan senyawa eugenol dan linalool.

Daun kemangi yang biasanya digunakan sebagai lalapan ini diekstraksi hingga menghasilkan minyak atsiri. Minyak ini dicampurkan sedikit saja ke dalam susu sapi pasteurisasi untuk menciptakan rasa yang khas. Untuk membuat produk lebih menarik, tim juga menambahkan perasa agar minuman memiliki rasa manis dan varian seperti cokelat serta stroberi sesuai selera konsumen.

Penghargaan di Tingkat Internasional

Inovasi ini berhasil meraih tiga penghargaan dalam ajang Seoul International Invention Fair 2025. Medali emas diraih dalam kategori agrikultur dan kesehatan, sementara dua penghargaan spesial diberikan oleh Taiwan Invention Association dan Swiss-Korean Association (ASAMCO).

Ajang ini diikuti oleh sekitar 500 tim dari 19 negara. Dari Indonesia sendiri, ada sekitar 30 tim yang lolos seleksi, termasuk peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar sekolah menengah atas hingga perusahaan.

Proses Penyusunan dan Uji Coba

Partisipasi tim Unpad dimulai dari pengiriman proposal karya ke Indonesian Invention and Innovation Promotion Association (Innopa) pada September 2025. Setelah beberapa bulan, hasil seleksi dikeluarkan dan tim melanjutkan proses uji coba.

Tim melakukan riset sejak November hingga Desember 2024, lalu melanjutkan uji pasar dengan menjual langsung produk di pasar Unpad setiap hari Ahad pada Februari hingga Maret 2025. Meskipun tidak melakukan uji klinis secara langsung, efek menenangkan dari produk ini didasarkan pada studi literatur dan umpan balik konsumen.

Umpan Balik Konsumen

Dari 84 botol yang terjual, sekitar separuh pembeli memberikan testimoni positif. Konsumen menyebutkan bahwa setelah minum produk ini, tidur menjadi lebih nyaman, lebih cepat tertidur, dan suasana hati lebih rileks.

Meskipun proses produksi masih terbatas, daya tahan produk hanya satu hari pada suhu ruang. Jika disimpan di kulkas, daya tahan bisa mencapai lima hari.

Harapan Masa Depan

Raihan penghargaan di tingkat internasional menjadi bukti bahwa inovasi tim Unpad layak dilanjutkan. Dengan kombinasi bahan alami dan penelitian yang mendalam, produk ini memiliki potensi besar untuk berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *