Kepercayaan yang Diberikan, Tanggung Jawab yang Besar
Dalam acara Musyawarah Kota (Muskot) XI Pengurus Cabang (Pengcab) Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Kota Bandung, Cece Muharam kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum IPSI Kota Bandung untuk periode 2025-2029. Acara ini berlangsung di Aula KONI Kota Bandung pada Sabtu (22/11/2025). Ini merupakan kali ketiga bagi Cece menjabat posisi tersebut.
Kepemimpinan Cece dinilai mampu membawa perubahan positif dalam dunia pencak silat di Kota Bandung. Ia memiliki kinerja yang menghasilkan prestasi yang membanggakan, terutama dalam ajang Porprov Jabar dan kompetisi lainnya. Hal ini menjadi alasan utama para perguruan dan pengurus memberikan kepercayaan kembali kepada Cece.
Cece menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh teman-teman di paguron. Ia mengakui bahwa sebelumnya ia berharap ada orang lain yang bisa menggantikannya. Namun, dengan dukungan kuat dari seluruh pihak, ia merasa tidak bisa menolak tawaran tersebut. Ia juga berkomitmen untuk memperkuat regenerasi di antara pengurus IPSI Kota Bandung agar organisasi tetap berkembang dan dinamis.
Fokus pada Kolaborasi dan Regenerasi
Dalam menjalankan tugas barunya, Cece menekankan pentingnya kolaborasi antara pengurus, pelatih, wasit, juri, atlet, dan orang tua. Menurutnya, jika semua pihak terlibat dalam program IPSI, maka akan lebih mudah mencapai tujuan bersama. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada KONI Kota Bandung, media, dan paguron atas dukungan yang telah diberikan.
Selain itu, Cece berjanji akan mengakomodir semua pihak yang memiliki komitmen tinggi terhadap loyalitas dan integritas. Terutama para paguron yang telah berkontribusi besar dalam pembinaan atlet, pelatih, dan wasit. Ia menegaskan bahwa IPSI butuh realisasi, bukan sekadar validitas. Artinya, kontribusi nyata harus terlihat dalam setiap kegiatan dan program.
Target Juara Umum di Porprov Jabar 2026
Ketua Umum KONI Kota Bandung, Dr. Nuryadi, menyambut baik kepemimpinan Cece Muharam. Menurutnya, selama dua periode sebelumnya, prestasi pencak silat Kota Bandung sangat bagus. Pembinaan IPSI dilakukan secara sejalan dengan KONI, sehingga IPSI Kota Bandung selalu menjadi juara umum dalam berbagai even seperti Porprov Jabar maupun event lainnya.
Nuryadi berharap IPSI Kota Bandung dapat tetap menjadi juara umum di Porprov Jabar 2026. Ia menilai hal ini adalah harga mati karena kontribusi IPSI Kota Bandung terhadap IPSI Jabar sangat besar. Salah satu program unggulan yang disebutkan adalah PAL (Program Atlet Andalan), yang menjadi model bagi cabang olahraga lain yang belum memiliki program serupa.
Kontribusi Signifikan dari IPSI Kota Bandung
Saat ini, terdapat 65 paguron yang aktif di Kota Bandung. Semua paguron ini bekerja sama untuk membangun kesatuan yang solid guna mendukung prestasi di Porprov atau PON. Kontribusi positif dari para atlet dan pelatih di Kota Bandung sangat penting bagi IPSI Jabar.
Wakil Ketua Umum Pengprov IPSI Jabar, Roedy Wiratanakusuma, mengakui bahwa banyak atlet dari IPSI Kota Bandung menjadi tulang punggung keberhasilan IPSI Jabar di berbagai even nasional dan internasional. Sumber daya manusia yang dimiliki oleh IPSI Kota Bandung menjadi bagian penting dari program jangka panjang IPSI Jabar. Dengan kolaborasi yang baik, diharapkan prestasi di bidang pencak silat akan terus meningkat dan menjadi contoh bagi daerah lain.
Tinggalkan Balasan