Transformasi Hijau Banjarmasin: Edukasi dan Pelatihan Jadi Aksi Lingkungan

Inisiatif TPK Banjarmasin dalam Membangun Lingkungan yang Lebih Hijau

TPK Banjarmasin menunjukkan komitmen kuat terhadap lingkungan dengan menggelar pelatihan pembibitan tanaman. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk manajemen TPK Banjarmasin mulai dari Terminal Head hingga tim transformasi dan kebersihan. Selain itu, acara ini juga didampingi langsung oleh Lurah Telaga Biru serta perwakilan dari Dinas Pertamanan Kota Banjarmasin.

Tujuan utama dari acara ini adalah untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih hijau dan asri. Dalam pelatihan tersebut, tim kebersihan TPK Banjarmasin diajarkan teknik pembibitan menggunakan metode stek potong sungkup. Sebanyak lebih dari 100 tanaman dari berbagai jenis berhasil dibibitkan, seperti Pucuk Merah, Lee Kwan Yew, Palem, Lidah Buaya, Aglonema, Wali Songo, Bakung Ungu, dan Sri Rezeki.

Inisiatif ini bertujuan untuk memberdayakan tim kebersihan dengan keterampilan baru sekaligus menumbuhkan rasa kepemilikan terhadap lingkungan tempat mereka bekerja. Sirin Purnomo, Terminal Head TPK Banjarmasin, menyampaikan bahwa “Kegiatan ini bukan hanya sekedar menanam tanaman, tetapi juga menanamkan kesadaran. Kami ingin menunjukkan bahwa upaya keberlanjutan adalah tanggung jawab bersama, dimulai dari lingkungan kerja kita sendiri.”

Lurah Telaga Biru, Enny Agustini, mengapresiasi inisiatif TPK Banjarmasin. Ia menekankan bahwa kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik. Ia berharap TPK Banjarmasin bisa menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk aktif berpartisipasi dalam program penghijauan. Enny juga menekankan bahwa keterlibatan perusahaan dalam program lingkungan akan memberi dampak berkelanjutan, tidak hanya bagi perusahaan namun juga bagi lingkungan masyarakat sekitar.

Sementara itu, Sulistiyo, Ketua Penggiat Lingkungan Telaga Biru yang juga bertindak sebagai edukator, mengungkapkan rasa bangganya melihat antusiasme para peserta. Dukungan serupa juga datang dari Jumadri, perwakilan Dinas Pertamanan Kota Banjarmasin, yang menyambut baik kegiatan ini sebagai bagian dari upaya pemerintah kota dalam mencapai target ruang terbuka hijau serta mendorong kolaborasi lintas pihak dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Melalui kegiatan ini, TPK Banjarmasin menegaskan komitmennya dalam menjalankan prinsip keberlanjutan (sustainability) perusahaan sekaligus memperkuat implementasi aspek ESG (Environmental, Social, and Governance). Upaya penghijauan tidak hanya menjadi bagian dari tanggung jawab sosial, tetapi juga selaras dengan strategi perusahaan untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi lingkungan, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.

Manfaat dan Tujuan Pelatihan Pembibitan Tanaman

Pelatihan ini memiliki beberapa manfaat signifikan, antara lain:

  • Peningkatan Kesadaran Lingkungan: Peserta diberikan pengetahuan tentang pentingnya menjaga lingkungan dan cara-cara praktis untuk melakukannya.
  • Pengembangan Keterampilan: Tim kebersihan diberikan keterampilan baru dalam membudidayakan tanaman, yang dapat digunakan dalam pekerjaan sehari-hari.
  • Membangun Rasa Kepemilikan: Dengan ikut serta dalam proses pembibitan, peserta lebih merasa memiliki lingkungan kerja mereka sendiri.
  • Dukungan untuk Program Hijau: Kegiatan ini mendukung upaya pemerintah dalam mencapai target ruang terbuka hijau serta meningkatkan kualitas lingkungan sekitar.

Peran Berbagai Pihak dalam Kegiatan Ini

Selain TPK Banjarmasin, berbagai pihak turut berkontribusi dalam kegiatan ini. Lurah Telaga Biru dan Dinas Pertamanan Kota Banjarmasin memberikan dukungan dan arahan agar kegiatan ini berjalan efektif. Penggiat lingkungan seperti Sulistiyo juga berperan dalam memberikan edukasi dan motivasi kepada peserta.

Keberlanjutan dan Strategi Jangka Panjang

TPK Banjarmasin tidak hanya fokus pada kegiatan satu kali, tetapi juga menetapkan strategi jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan. Dengan mengintegrasikan prinsip ESG dalam operasional perusahaan, TPK Banjarmasin menunjukkan komitmen terhadap lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan yang baik.

Kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana perusahaan dapat berkontribusi positif terhadap lingkungan dan masyarakat. Dengan langkah-langkah seperti ini, TPK Banjarmasin menunjukkan bahwa keberlanjutan bukan hanya sebuah konsep, tetapi juga tindakan nyata yang bisa dilakukan setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *