Tukang Ojek Ditemukan Tewas di Jurang 500 Meter, Motor dan HP Raib

Kematian Tukang Ojek di Puncak Jaya, Papua

Seorang tukang ojek ditemukan meninggal dunia dengan luka bacokan senjata tajam (sajam) di dasar jurang yang dalamnya mencapai sekitar 500 meter. Peristiwa ini terjadi di Distrik Wanwi, Puncak Jaya, Papua Tengah, pada hari Sabtu (12/7/2025) siang.

Korban diketahui bernama S, berusia 67 tahun, dan berasal dari Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Ia telah tinggal cukup lama di wilayah Puncak Jaya. Dugaan sementara mengarah pada tindakan kejahatan, karena korban terakhir kali terlihat sedang membawa penumpang. Hal ini memperkuat kemungkinan bahwa ia menjadi korban pencurian atau perampokan.

Peristiwa tersebut diketahui setelah masyarakat melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Polres Puncak Jaya. Setelah menerima laporan, polisi langsung mendatangi lokasi kejadian. Saat tiba, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa dan ditemukan di dasar jurang.

Jenazah korban dievakuasi dari lokasi kejadian menggunakan alat bantu. Proses evakuasi dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan dan keamanan. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah dibawa menggunakan sepeda motor menuju Rumah Sakit Umum (RSU) Mulia untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan bahwa korban mengalami luka bacokan di bagian kaki dan kepala. Menurut informasi yang diperoleh, setelah dibacok, jenazah korban dibuang ke dalam jurang. Selain itu, sepeda motor dan handphone milik korban juga hilang, diduga dirampas oleh pelaku.

Korban diketahui hilang sejak Jumat, 11 Juli 2025. Terakhir kali dilihat oleh warga di sekitar Distrik Tingginambut, saat sedang membawa penumpang menuju Distrik Wanwi. Keberadaannya tidak lagi diketahui hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Saat ini, jenazah korban sedang ditangani di RSUD Mulia. Rencananya, jenazah akan dibawa kembali ke kampung halamannya di Makassar untuk dimakamkan. Proses pemulangan jenazah akan disesuaikan dengan persiapan yang diperlukan, termasuk surat keterangan kematian dan izin dari pihak berwenang.

Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Mereka sedang melakukan pencarian terhadap pelaku dan menelusuri jejak keberadaan korban sebelum kejadian. Masyarakat diharapkan tetap waspada dan memberikan informasi jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di sekitar wilayah mereka.

Peristiwa ini menunjukkan pentingnya keamanan dan perlindungan bagi para pengemudi ojek yang sering bekerja di daerah terpencil. Kepolisian juga diharapkan dapat meningkatkan pengawasan dan tindakan preventif guna mencegah kejadian serupa terulang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *