Tutup Tambang Di Perbatasan Kecamatan Wonomerto dan Kecamatan Lumbang Paska Sidak Dari Gakkum

Probolinggo,gorumnusantaranews.com – Probolinggo, Paska Sidak Gakkum KLHK tentang adanya 2 lokasi tambang diperbatasan antara Kecamatan Wonomerto dan Kecamatan Lumbang yang indikasinya tidak memiliki IUP OP dan Ijin ASFKH dengan mencaplok Kawasan Hutan petak 9 XB1 (Yy) , 9 X (E).

Hari ini,Sabtu (2/8/25) Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) Bumi Asri menindaklanjuti instruksi dari Gakkum dan Cabang Dinas Kehutanan (KTH) melakukan langkah tegas dengan menutup kedua lokasi tersebut dan memasang papan banner.

Penutupan tersebut tidak semerta merta dilakukan begitu saja,penutupan ini sudah melalui mekanisme dan prosedur yang jelas berdasarkan hasil verifikasi lapangan yang di lakukan oleh Gakkum KLHK,Cabang Dinas Kehutanan (CDK) serta Kelompok Tani Hutan Bumi Asri.

Fakta baru ditemukan,Salah satu warga berinisial BT yang kebetulan berada di lahan sawah miliknya,dimana menurut keterangan beliau kepada awak media mengklaim sebagian tanahnya digunakan untuk jalan lalu lalang kendaraan tambang milik warga keturunan tionghoa yang sering di sebut tacik.

Masih kata BT “makanya pak kemarin saya melakukan pengukuran bersama aparatur desa sesuai dengan leter c,kemudian di batas-batas itu ada kawasan hutan yang juga di buat lalu lalang kendaraan tambang”(sin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *