Pemimpin BSKAP Ajak Siswa Kelas 12 Kota Sorong Ikuti TKA dengan Semangat Tinggi
Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Prof. Toni Toharuddin, mengajak seluruh siswa kelas 12 di Kota Sorong untuk mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) dengan semangat tinggi, percaya diri, dan berintegritas. Pernyataan ini disampaikan oleh Prof. Toni dalam acara Diseminasi Program TKA untuk Pendidikan Bermutu yang berlangsung di Gedung L Jitmau, Kota Sorong, pada Kamis (2/10/2025).
Menurut Prof. Toni, TKA bukan sekadar ujian biasa, melainkan sarana penting untuk melatih logika, pemahaman, serta daya juang para siswa. Ia menjelaskan bahwa TKA dapat diibaratkan sebagai “sparing” dalam olahraga, yaitu tempat siswa berlatih sebelum menghadapi kompetisi yang lebih besar.
“TKA adalah ajang latihan yang membantu siswa mempersiapkan diri menghadapi tantangan akademik yang lebih berat,” jelasnya. Ia menekankan bahwa siswa hebat bukanlah mereka yang sempurna, tetapi yang gigih mencoba. “Salah menjawab soal bukanlah akhir dari dunia, yang terpenting jangan sampai salah memilih jurusan di perguruan tinggi,” pesannya.
Peran TKA dalam Meningkatkan Kesiapan Siswa
Lebih lanjut, Prof. Toni menjelaskan bahwa kebijakan baru melalui Keputusan Menteri Nomor 102 Tahun 2025 memberikan keleluasaan bagi siswa untuk memilih mata pelajaran sesuai dengan program studi yang diminati di perguruan tinggi. Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi seleksi nasional.
Selain itu, TKA juga memiliki peran penting sebagai instrumen pemetaan kualitas pembelajaran bagi pemerintah daerah dan sekolah. “Sejak Ujian Nasional dihentikan pada 2019, pemetaan hasil belajar individu agak sulit dilakukan. Dengan aktifnya TKA, hasilnya dapat menjadi dasar perbaikan kualitas bagi satuan pendidikan, guru, maupun siswa,” katanya.
Harapan untuk Generasi Emas Indonesia 2045
Prof. Toni berharap siswa Kota Sorong dapat memanfaatkan TKA sebagai peluang untuk mengasah kemampuan akademik sekaligus berkontribusi dalam mencetak generasi emas Indonesia 2045. Ia menilai bahwa TKA tidak hanya berguna bagi individu siswa, tetapi juga menjadi alat evaluasi yang efektif untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan.
Dalam acara tersebut, Prof. Toni juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan Diseminasi Program TKA. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi awal dari perubahan positif dalam sistem pendidikan di Kota Sorong dan wilayah lainnya.
Manfaat TKA Bagi Sistem Pendidikan
- Meningkatkan persiapan akademik: TKA membantu siswa memperkuat kemampuan logika dan pemahaman.
- Membantu pemetaan kualitas: Hasil TKA dapat digunakan untuk mengevaluasi kinerja sekolah dan guru.
- Mendorong kemandirian belajar: Siswa diberi kebebasan memilih mata pelajaran sesuai minat dan bakat.
- Menciptakan generasi berkualitas: TKA menjadi bagian dari upaya mencetak generasi emas Indonesia 2045.
Tinggalkan Balasan