Puskesmas Surisina Siap Rayakan Pesta Emas 50 Tahun dengan Berbagai Program Kesehatan
Puskesmas Surisina yang berada di Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, tengah bersiap merayakan ulang tahun ke-50 pada tanggal 30 Desember 2025. Seiring dengan perayaan ini, berbagai kegiatan pelayanan kesehatan terus dilakukan sebagai bentuk komitmen puskesmas dalam memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.
Kepala UPTD Puskesmas Surisina, Ignasius Fabianus Liko, menyampaikan bahwa seluruh jajaran puskesmas berkomitmen untuk terus memberikan layanan langsung yang bermanfaat bagi warga, terutama di wilayah sasaran. Saat ini, pihaknya masih menunggu penyelesaian sasaran sebanyak 11 orang khusus dari wilayah Dolumolo 1 dari total 67 orang.
Menjelang puncak perayaan, Puskesmas Surisina telah melaksanakan beberapa program prioritas. Salah satunya adalah home care, yaitu layanan kesehatan langsung ke rumah warga yang membutuhkan. Program ini menjadi hadiah spesial untuk perayaan ulang tahun ke-50 puskesmas.
Selain itu, pada hari puncak perayaan, akan digelar Perayaan Ekaristi sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang pengabdian puskesmas selama lima dekade. Acara ini juga menjadi momen penting untuk memperkuat ikatan antara puskesmas dan masyarakat.
Upaya Menekan Angka Stunting
Dalam upaya menekan angka stunting, Puskesmas Surisina tidak hanya mengandalkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang dibiayai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) non-fisik. Puskesmas juga menghadirkan inovasi berbasis pangan lokal yang dapat diakses oleh masyarakat.
Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah penyusunan buku resep makanan bergizi yang menggunakan bahan pangan lokal Bajawa. Buku ini dirancang agar bisa diterapkan secara praktis oleh keluarga. Selain itu, ada program TULUS, yaitu pemberian sertifikat kelulusan posyandu bagi balita yang telah berusia 60 bulan disertai data lengkap status gizinya.
Aksi Spontanitas untuk Anak-Anak Stunting
Menjelang momentum Natal dan pesta emas, seluruh pegawai UPTD Puskesmas Surisina melakukan aksi spontanitas dengan mengumpulkan sumbangan telur dan garam beryodium. Sumbangan ini kemudian dibagikan kepada semua balita stunting di wilayah kerja puskesmas.
“Gerakan ini murni berasal dari hati kami. Kami ingin berbagi sukacita dan memastikan anak-anak mendapatkan asupan yang lebih baik,” ujar Kepala Puskesmas.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas kekompakan tim yang selama ini bekerja sepenuh hati dalam melayani masyarakat. Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, Puskesmas Surisina terus berupaya memberikan pelayanan kesehatan yang optimal dan berkelanjutan.
Tinggalkan Balasan