Wali Kota Ratu Dewa Lepas 97 Jemaah Umroh Gratis, Minta Doa untuk Kemajuan Palembang

Pemkot Palembang Melepas 97 Penerima Bantuan Umroh Gratis Tahun 2025

Dalam suasana penuh haru dan antusiasme, Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, secara resmi melepas 97 penerima bantuan perjalanan ibadah umroh gratis tahun 2025. Acara pelepasan digelar di aula utama rumah dinas Wali Kota pada Rabu pagi, 26 November 2025. Para jemaah yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat dan aparatur sipil tersebut akan diberangkatkan dari Bandara Sultan Mahmud Badarrudin II Palembang pada Kamis, 27 November 2025, menuju Bandara King Abdul Aziz Jeddah, Arab Saudi.

Wali Kota Ratu Dewa menyampaikan pesan khusus kepada para jemaah. Ia menekankan bahwa perjalanan umroh ini bukan hanya sekadar perjalanan biasa, tetapi merupakan perjalanan spiritual yang sakral. “Ini adalah perjalanan spiritual. Fokuslah beribadah. Harapan saya, selama di tanah suci, jaga kesehatan, kekompakan, dan kebersamaan,” ujar Ratu Dewa dengan penuh harap.

Program Bantuan Umroh sebagai Apresiasi bagi Kontributor Kota

Program bantuan umroh ini merupakan komitmen Pemkot Palembang dalam memberikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah memberikan kontribusi positif bagi perkembangan kota. Tahun ini, 97 penerima yang diberangkatkan berasal dari berbagai latar belakang, termasuk:

  • Peserta dan pelatih Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Sumsel 2025 (40 orang).
  • Marbot dan Imam Masjid di Kota Palembang (51 orang).
  • Petugas Kesehatan dan Petugas Kebersihan dari DLH Palembang (6 orang).

Wali Kota juga menyampaikan pesan khusus kepada para jemaah. “Kami minta oleh-oleh doa kepada RDOS (Rombongan Doa Orang Suci). Doakan agar Palembang terus maju, masyarakatnya sejahtera, dan pembangunan berjalan lancar,” tambahnya penuh harap.

Janji Penambahan Kuota Tahun Depan

Melihat antusiasme dan dampak positif program ini dalam membangun kota dari sisi spiritual dan sosial, Ratu Dewa menyatakan akan menambah kuota penerima bantuan umroh tahun depan. “Tahun depan akan kita tambah lagi kuotanya. Tidak hanya untuk imam dan marbot, tapi juga ASN, PHL, serta masyarakat yang memiliki kontribusi nyata, termasuk anak-anak yang berprestasi di bidang seni dan olahraga,” tegasnya.

Detail Kuota dan Pengurangan Penerima

Kepala Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkot Palembang, Sodikin, merinci bahwa dari kuota awal 100 orang, hanya 97 yang diberangkatkan. Tiga kursi kosong dikarenakan satu orang meninggal dan dua orang mengundurkan diri. Hal ini menunjukkan bahwa proses pemilihan dan penyiapan para penerima bantuan dilakukan secara hati-hati dan transparan.

Program umroh gratis ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi ajang untuk memperkuat ikatan kebersamaan dan semangat keagamaan di kalangan masyarakat Palembang. Dengan adanya program ini, diharapkan dapat memberikan motivasi bagi warga untuk lebih aktif dalam beribadah dan berkontribusi positif bagi kota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *