BONDOWOSO, FN – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, memberikan apresiasi kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar di Bondowoso, Jawa Timur, dalam kunjungan kerjanya baru-baru ini.
Dalam acara tatap muka yang berlangsung hangat, Wapres Gibran menyapa langsung para pelaku UMKM, sebagian di antaranya bahkan diberi kesempatan untuk memamerkan produk-produk unggulan mereka.
Dalam sambutannya, Gibran menyoroti catatan positif yang ditunjukkan para nasabah PNM Mekaar—mayoritas perempuan—yang dinilainya sangat tertib dalam mengelola keuangan. Ia menyebutkan bahwa tingkat kredit macet di kalangan mereka sangat rendah, bahkan nyaris tidak ada.
“Kasus-kasus kredit macet hampir tidak ada. Ini artinya ibu-ibu yang ada di sini tertib keuangannya,” ujar Gibran di hadapan para pelaku usaha.
Ia mengimbau warga Bondowoso, khususnya para pelaku UMKM, untuk senantiasa memisahkan antara keuangan rumah tangga dengan keuangan bisnis agar usaha bisa tumbuh secara sehat.
Selain menyoroti kedisiplinan keuangan, Wapres Gibran juga mendorong para pelaku usaha untuk memanfaatkan teknologi digital secara maksimal. Salah satu langkah strategis yang disarankan adalah bergabung dengan platform e-commerce agar produk-produk lokal bisa menembus pasar nasional.
“Jualannya tidak hanya di Bondowoso saja, namun juga bisa menjangkau pasar nasional,” jelasnya.
Ia juga menegaskan pentingnya peran penyuluh dan Account Officer (AO) dari PNM untuk terus memberikan pendampingan dan edukasi kepada para nasabah agar bisnis mereka semakin berkembang dan berkelanjutan.
Dalam kunjungannya, Wapres menegaskan komitmennya untuk membantu para pelaku UMKM di Bondowoso agar dapat naik kelas, baik dari sisi kapasitas usaha maupun kualitas produk. Ia menyatakan keinginannya untuk melihat secara langsung produk-produk buatan para ibu nasabah PNM Mekaar.
“Kita ingin ke depan ibu-ibu ini bisa naik kelas semua. Syukur-syukur plafonnya bisa naik, usaha tambah besar, pegawainya bertambah. Dan yang paling penting tentu saja peningkatan ekonomi keluarga,” ujar Gibran.(*)
Tinggalkan Balasan