Yayasan Seni Seruni Production Diluncurkan sebagai Agen Penggerak Kebudayaan di Kabupaten Bangka Barat
Yayasan Seni Seruni Production secara resmi diluncurkan sebagai agen penggerak kemajuan kebudayaan di Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Peluncuran yayasan ini berlangsung di halaman Museum Timah Indonesia Mentok pada malam hari, Sabtu (23/8/2025), dengan mengusung tema “Lestarikan Budaya, Ekspresikan Harmoni. Kite Seruni.”
Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Bangka Barat, Yus Derahman, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangka Barat, M Ali, tokoh masyarakat, seniman lokal, serta Forkopimda. Acara juga dimeriahkan dengan penampilan tari tradisional dan kreasi dari para anggota yayasan.
Perkembangan Yayasan dari Sanggar Menjadi Yayasan
Wakil Bupati Bangka Barat, Yus Derahman menyampaikan apresiasi atas berdirinya yayasan. Ia menjelaskan bahwa Yayasan Seni Seruni Production lahir dari perkembangan Sanggar Seni Seruni yang telah berdiri sejak 13 Maret 2009. Selama ini, sanggar aktif bergerak di bidang seni tari serta musik tradisional.
Sanggar Seruni berkembang menjadi Yayasan Seni Seruni Production semenjak 21 Desember 2024. Yus Derahman menegaskan bahwa yayasan ini merupakan perkumpulan yang bersifat nirlaba dan nonpolitik. Sebelumnya, yayasan ini adalah Sanggar Seni Seruni yang sejak lama menjadi ruang bagi para pelaku seni untuk mengembangkan bakat dan potensi mereka.
Perubahan status sanggar menjadi yayasan merupakan bentuk kesadaran dan tanggung jawab anggota untuk mengembangkan organisasi ke arah yang lebih besar dan bermanfaat. Dengan adanya Yayasan Seni Seruni Production, diharapkan wadah ini tidak hanya menjadi tempat berkesenian dan belajar, tetapi juga ruang untuk mengembangkan bakat, berinteraksi, bersosialisasi, serta berkomunikasi antara seniman dengan masyarakat.
Peran Yayasan dalam Mengembangkan Bakat Generasi Muda
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bangka Barat, M Ali mengatakan launching Yayasan Seni Seruni Production berlangsung meriah. Ia menilai yayasan ini menjadi wadah bagi pecinta, pemerhati, dan pelaku seni untuk berkarya dalam berbagai aspek kesenian. Selain itu, yayasan juga berperan sebagai lembaga pendidikan dan kursus seni dalam mengembangkan bakat serta potensi generasi muda.
Ali menyampaikan apresiasi terhadap usaha yang dilakukan oleh Ibu Annisa Pratiwi bersama suaminya, Adishwara, melalui Yayasan Seni Seruni Production. Ia menilai peran yayasan sangat luar biasa dalam memajukan seni dan budaya daerah.
Pada malam launching, Ali menegaskan bahwa Yayasan Seni Seruni dapat menampilkan karya seni yang sangat memukau. Setelah berkiprah selama 16 tahun, mulai dari masih menjadi Sanggar Seruni di 2009 hingga menjadi Yayasan Seni Seruni Production di 2024, tahun ini 2025 dilaunching dengan sangat meriah dan memukau seluruh penonton.
Ia berharap, keberadaan yayasan ini bisa menginspirasi seluruh pelaku seni yang ada di Bangka Barat. Dengan demikian, ekosistem seni di Bangka Barat benar-benar terbentuk dan mewarnai serta menyuarakan gaungnya ke seluruh negeri.
Tinggalkan Balasan