100 Becak Listrik Tiba: Angin Segar untuk Tukang Becak Mojokerto

Bantuan Sosial Presiden Prabowo Subianto untuk Tukang Becak Lanjut Usia

Pada tanggal 25 November 2025, Presiden Prabowo Subianto kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang kurang mampu dengan memberikan bantuan sosial berupa 100 unit becak listrik kepada tukang becak di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Penyerahan bantuan ini dilakukan setelah sebelumnya dilakukan di Kabupaten Jombang. Tujuan dari pemberian bantuan ini adalah agar para tukang becak, terutama yang sudah lanjut usia, dapat tetap memiliki penghasilan tanpa harus melakukan pekerjaan fisik yang berat.

Menurut Wakil Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Nanik S. Deyang, bantuan ini sepenuhnya berasal dari dana pribadi Presiden Prabowo, bukan dari APBN. Bantuan ini diharapkan bisa mengurangi beban hidup para penarik becak lansia yang sebelumnya sering menyewa kendaraan dengan sistem harian. Kini, mereka menerima “armada baru” secara gratis.

Target dari program ini hingga akhir tahun 2025 adalah menyalurkan sebanyak 5.000 unit becak listrik kepada tukang becak lansia. Hingga saat ini, sekitar 2.300 unit telah diserahkan. Untuk tahun 2026, rencananya akan ada tambahan sebanyak 6.000 unit lagi.

Manfaat Becak Listrik bagi Masyarakat

Becak listrik bukan hanya sekadar alat transportasi, tetapi juga menjadi solusi penting bagi tukang becak lansia. Berikut beberapa manfaat utama dari bantuan ini:

  • Mengurangi beban fisik: Para tukang becak tidak perlu lagi mengayuh manual, sehingga lebih mudah dan nyaman dalam menjalankan pekerjaan.
  • Biaya operasional lebih murah: Dengan tenaga listrik, biaya operasional lebih rendah dibandingkan sewa atau perawatan becak manual.
  • Daya tempuh yang baik: Satu kali pengisian daya dapat mencapai jarak hingga 22 kilometer, memberi fleksibilitas lebih bagi pekerja harian.
  • Meningkatkan pendapatan: Bantuan ini diharapkan bisa meningkatkan pendapatan dan stabilitas ekonomi keluarga penerima.

Bupati Mojokerto menyebut bantuan ini sebagai “angin segar” bagi perekonomian lokal. Selain itu, becak listrik diberikan secara gratis dan dimaksudkan sebagai modal kerja, bukan untuk dijual kembali. Nanik menegaskan bahwa penerima harus merawat kendaraan tersebut dengan baik agar bisa digunakan dalam jangka panjang.

Tanggapan Penerima dan Pemerintah Daerah

Dalam acara penyerahan bantuan, salah satu tukang becak bernama Achmad menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo atas bantuan tersebut. Ia mewakili perasaan syukur banyak tukang becak lainnya yang menerima bantuan ini.

Di sisi pemerintah daerah, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barraa menyampaikan apresiasi terhadap langkah Presiden Prabowo. Ia bahkan menjamin seluruh jalan di Mojokerto bisa dilewati oleh becak listrik, yang menunjukkan dukungan regulasi agar kendaraan ini dapat dimanfaatkan secara optimal.

Namun, para penerima juga diingatkan untuk menjaga kondisi becak dengan baik, termasuk pengisian daya dan perawatan. Sebab, becak listrik membutuhkan perawatan khusus dan berbeda dari becak tradisional. Jika dirawat dengan benar, manfaat dari bantuan ini diharapkan bisa dirasakan dalam jangka panjang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *