114 Rumah Terdampak Cuaca Ekstrem, BPBD Tangani Pohon Tumbang di 3 Kecamatan

Cuaca Ekstrem Melanda Banyumas, Puluhan Pohon Tumbang dan 114 Rumah Rusak

Cuaca ekstrem yang terjadi di Kabupaten Banyumas mengakibatkan puluhan pohon tumbang dan merusak sebanyak 114 rumah di tiga kecamatan, yaitu Cilongok, Karanglewas, dan Kedungbanteng. Kejadian ini memicu penanganan darurat oleh berbagai pihak terkait untuk memastikan kondisi masyarakat tetap aman.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas masih melakukan proses penanganan darurat serta kaji cepat untuk mengevaluasi dampak dari cuaca ekstrem tersebut. Proses penanganan fokus pada pembersihan pohon yang tumbang dan menutup akses jalan di beberapa wilayah.

Kepala Pelaksana BPBD Banyumas, Dwi Irawan, menyampaikan bahwa petugas sedang fokus pada penanganan pohon tumbang yang menghalangi jalan-jalan di berbagai desa. “Penanganan darurat dilakukan untuk membersihkan pohon tumbang yang menutup jalan di beberapa wilayah,” ujarnya dalam laporan sementara.

Beberapa titik yang menjadi lokasi penanganan pohon tumbang meliputi jalan desa di wilayah Kedungbanteng, serta sejumlah desa di Singasari, Babakan, Sunyalangu, Sambirata, Cilongok, hingga Kelurahan Berkoh. Selain itu, cuaca ekstrem juga menyebabkan kerusakan pada rumah warga di berbagai desa.

Berdasarkan data sementara BPBD Banyumas, total rumah yang terdampak mencapai 114 unit. Berikut rinciannya:

Di Kecamatan Cilongok:

  1. Desa Cilongok: 27 rumah
  2. Desa Langgongsari: 2 rumah
  3. Desa Sambirata: 24 rumah
  4. Desa Sokawera: 7 rumah
  5. Desa Karangtengah: 6 rumah
  6. Desa Rancamaya: 2 rumah

Di Kecamatan Karanglewas:

  1. Desa Singasari: 22 rumah
  2. Desa Babakan: 3 rumah
  3. Desa Sunyalangu: 15 rumah

Di Kecamatan Kedungbanteng:

  1. Desa Keniten: 3 rumah
  2. Desa Dawuhan Kulon: 2 rumah
  3. Desa Dawuhan Wetan: 1 rumah

Selain penanganan pohon tumbang dan pendataan kerusakan rumah, BPBD juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengantisipasi potensi bahaya lain. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mematikan sementara aliran listrik di beberapa titik.

Tim BPBD Banyumas juga merencanakan operasi lanjutan pada Senin (23/2/2026) pagi untuk melakukan kaji cepat sekaligus penanganan lanjutan dampak bencana di lokasi terdampak. Pendataan kerusakan dan kebutuhan warga masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *