Kemenangan Dramatis Malut United yang Diwarnai Kontribusi Mantan Pemain Persib Bandung
Pertandingan tunda pekan ke-8 Super League antara Malut United dan Borneo FC berlangsung dengan dinamika yang menarik. Malut United berhasil meraih kemenangan dramatis dengan skor 3-2, yang tidak hanya memperkuat posisi mereka di klasemen tetapi juga memberikan dampak signifikan bagi mantan klub pemain-pemain yang kini bermain untuk Laskar Kie Raha.
Tiga mantan pemain Persib Bandung yang kini membela Malut United, yaitu David da Silva, Tyronne del Pino, dan Gustavo Franca, menjadi tulang punggung dalam kemenangan ini. Mereka memberikan kontribusi langsung terhadap tiga gol yang dicetak oleh Malut United dalam pertandingan tersebut.
David da Silva mencatatkan satu gol yang membuat kedudukan sementara imbang 1-1 setelah sebelumnya Borneo FC unggul. Gol ini menjadi awal dari comeback yang luar biasa oleh Malut United.
Tyronne del Pino, yang masuk pada babak kedua, langsung memberikan pengaruh besar dengan memberikan dua assist yang menghasilkan gol Taufik Rustam dan Gustavo Franca. Pemain asal Spanyol ini membuktikan bahwa rotasi pemain yang dilakukan pelatih bisa sangat efektif.
Taufik Rustam, yang juga masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 setelah menerima umpan matang dari Tyronne del Pino. Ini menunjukkan kerja sama yang baik antara para pemain.
Gol penentu kemenangan Malut United dicetak oleh Gustavo Franca, yang memanfaatkan assist dari Tyronne del Pino pada menit akhir pertandingan. Gol ini menjadi bukti ketangguhan mental para pemain Malut United dalam situasi sulit.
Kemenangan ini memberi dampak positif bagi Persib Bandung, yang kini menduduki puncak klasemen sementara Super League. Persib Bandung unggul selisih gol dari Borneo FC, dengan kedua tim memiliki 34 poin dari 15 pertandingan yang telah dimainkan.
Borneo FC harus rela kehilangan posisi puncak klasemen setelah gagal meraih poin dalam laga tandang ini. Hasil ini juga mengubah posisi di papan atas klasemen, di mana Malut United berhasil menggeser posisi Persija Jakarta dari peringkat tiga klasemen sementara.
Persija Jakarta sendiri akan memainkan laga tunda pekan kedelapan pada Senin (29/12/2025) menghadapi Bhayangkara FC. Pelatih Malut United, Hendri Susilo, mengapresiasi strategi jitu yang diterapkan, termasuk rotasi pemain yang efektif dalam mengubah jalannya pertandingan.
Keputusan memasukkan Tyronne del Pino dan Taufik Rustam di babak kedua menjadi kunci kebangkitan Malut United setelah tertinggal. Hendri Susilo menyampaikan apresiasinya terhadap semangat para pemain yang tidak mudah menyerah hingga akhir pertandingan.
“Para pemain pantang menyerah sampai detik akhir, luar biasa,” ujarnya. Pernyataan pelatih sebelum pertandingan tentang mentalitas para pemain Malut United terbukti benar dalam laga ini.
Kemenangan dramatis 3-2 atas Borneo FC diraih melalui comeback setelah sebelumnya Malut United tertinggal dua kali, 0-1 dan 1-2. Berkat mental tangguh David da Silva dan rekan-rekannya, Laskar Kie Raha berhasil mengalahkan Pesut Etam dan menambah rentetan buruk mereka yang tidak pernah menang dalam empat laga terakhir.
Gustavo Franca, pencetak gol kemenangan, menegaskan bahwa kemenangan tim lebih penting daripada prestasi individu. “Bagi saya, tidak penting siapa yang mencetak gol. Saya senang karena mendapatkan kesempatan dari Tuhan untuk mencetak gol penentu, tapi hal terpenting adalah Malut United bisa meraih 3 poin,” ujarnya.
Kemenangan ini meningkatkan kepercayaan diri skuad Malut United setelah berhasil mengalahkan Borneo FC yang sebelumnya menjadi pemuncak klasemen sementara Super League. Sementara itu, kekalahan ini semakin menambah tekanan bagi Borneo FC setelah gagal meraih kemenangan dalam empat pertandingan terakhir mereka.
Tinggalkan Balasan