Setelah Gagal Bawa Hungaria ke Piala Dunia, Dominik Szoboszlai Dihujat

Dominik Szoboszlai Menepis Tuduhan Mengejek Fans Irlandia

Gelandang Liverpool asal Hungaria, Dominik Szoboszlai, dengan tegas menyangkal tuduhan bahwa ia pernah mengejek fans Republik Irlandia sebelum kegagalan timnya di kualifikasi Piala Dunia. Peristiwa ini terjadi saat pertandingan dramatis antara Hungaria dan Irlandia di Budapest pada hari Minggu lalu.

Selama pertandingan tersebut, Szoboszlai mengalami perasaan campur aduk. Tim tuan rumah harus menghindari kekalahan agar bisa memastikan tempat di babak playoff Piala Dunia. Pada menit ke-37, Szoboszlai merayakan gol Barnabás Varga yang membuat skor menjadi 2–1. Ia kemudian melakukan gerakan yang biasanya dilakukan anak sekolah, yaitu menempelkan ibu jari di hidung dan menggoyangkan jari-jarinya.

Namun, Irlandia berhasil bangkit melalui Troy Parrott dan akhirnya menang 3–2. Hasil ini membuat Hungaria terlempar ke posisi ketiga, sementara Irlandia lolos ke babak playoff. Szoboszlai merasa kecewa dan langsung mendapat hujatan dari para penggemarnya.

Setelah menerima banyak kritik di media sosial, Szoboszlai segera memberikan klarifikasi. Ia menjelaskan bahwa tindakannya hanya bermaksud sebagai candaan antara rekan-rekannya sendiri. “Ini cuma candaan antara rekan-rekan setim saya, András Schäfer, Barnabás Varga, dan Péter Szappanos,” ujarnya kepada Blikk dua hari setelah kekalahan. “Jika memang ini untuk orang Irlandia, saya pasti akan bilang ke mereka.”

Szoboszlai lebih khawatir dengan kegagalan timnya dalam lolos ke Piala Dunia daripada pelanggaran apa pun yang mungkin tidak sengaja dilakukannya. “Masih sulit untuk menerima apa yang terjadi,” katanya. “Tapi sayangnya kami harus menerimanya dan melanjutkan hidup. Tentu ada alasan mengapa hal ini selalu terjadi pada kami, tetapi kami berusaha mengambil sisi positif dari masa-masa tersulit. Kami punya peluang hingga akhir, kami yakin bisa lolos ke babak playoff.”

Performa Dominik Szoboszlai di Liverpool

Dominik Szoboszlai tampil gemilang bagi Liverpool. Ketika dua rekrutan mahal The Reds gagal bersinar, Szoboszlai justru menunjukkan performa yang sepadan dengan biaya transfernya sebesar £100 juta. Kedatangan Florian Wirtz secara teori seharusnya membuat pemain nomor 8 Liverpool tersebut dikeluarkan dari tim utama. Namun, Szoboszlai memanfaatkan badai cedera yang dialami sang juara bertahan dengan mengisi berbagai celah yang muncul. Ia bahkan sempat bermain sebagai bek kanan.

Dengan balutan seragam merah dan rambut cokelat yang tertata rapi, tampaknya tak ada satu area pun di lapangan yang luput dari pengaruh sang gelandang yang begitu kuat. Di Liga Primer musim ini, Szoboszlai telah melepaskan lebih banyak tembakan daripada Hugo Ekitiké, menciptakan peluang sebanyak Florian Wirtz, dan memenangkan lebih banyak tekel dibandingkan Ryan Gravenberch.

Rasa sakit karena gagal tampil di Piala Dunia lagi akan sulit diterima oleh Szoboszlai dan Hungaria yang belum pernah tampil di turnamen resmi sejak 1986. Namun, jika bintang Liverpool yang bersinar ini dapat menyalurkan rasa sakit tersebut menjadi motivasi, bukan tidak mungkin ia mampu meningkatkan performanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *