Kecelakaan Akibat Petir Menimpa Warga Indramayu Saat Berburu Burung di Cirebon
Pada hari Rabu (10/12/2025) sore, seorang warga asal Kedokan Bunder Wetan, Kabupaten Indramayu yang berprofesi sebagai pedagang mengalami kecelakaan serius setelah tersambar petir saat berada di area sawah empang di Desa Suranenggala, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon. Kejadian tersebut menimpa korban bernama AS, yang kemudian harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
Informasi Awal dari Pihak Berwajib
Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar melalui Kapolsek Kapetakan, Iptu Rudiana, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurut keterangan Iptu Rudiana, kejadian bermula sekitar pukul 17.30 WIB. Korban bersama dua orang saksi, H (38 tahun) dan AH (21 tahun), sebelumnya berencana melakukan kegiatan berburu burung di daerah pinggiran laut Desa Suranenggala.
Korban dan kedua saksi tiba di lokasi tambak sekitar pukul 16.30 WIB. Namun, cuaca tiba-tiba berubah drastis menjadi gerimis disertai angin kencang dan petir sekitar pukul 17.30 WIB. Kondisi cuaca yang tidak menentu membuat ketiganya memutuskan untuk membatalkan kegiatan dan segera kembali pulang.
Kejadian Maut Saat Menuju Sepeda Motor
Saat korban menuju sepeda motornya, yang berjenis MX King, dan baru saja berada di atas motor, sambaran petir langsung mengenai tubuh korban. Akibatnya, korban mengalami luka memar serius di bagian punggung dan dada sebelah kiri.
Setelah kejadian, korban segera dilarikan ke rumah sakit. Perangkat Desa Suranenggala juga langsung melaporkan insiden ini kepada pihak kepolisian. Tim dari Polsek Kapetakan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek, IPTU Rudiana, bersama Kanit Reskrim IPDA Marmo dan anggota lainnya, langsung menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan pertolongan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Langkah Penanganan yang Dilakukan
Langkah pertama yang dilakukan oleh pihak kepolisian adalah mengevakuasi korban yang mengalami luka memar di bagian punggung dan dada sebelah kiri. Korban segera dibawa ke RS Gunungjati Kota Cirebon untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
Selain evakuasi korban, Polsek Kapetakan juga telah melakukan pemeriksaan terhadap kedua saksi di lokasi, berkoordinasi dengan Unit Inafis Polres Cirebon Kota, dan menghubungi pihak keluarga korban di Indramayu.
Imbauan Kepada Masyarakat
Iptu Rudiana mengimbau kepada masyarakat, khususnya yang beraktivitas di ruang terbuka seperti sawah, tambak, atau pantai, agar segera mencari tempat berlindung yang aman jika cuaca memburuk dan terjadi hujan badai disertai petir. Hal ini dilakukan demi menghindari kejadian serupa yang bisa berakibat fatal.
Kesimpulan
Peristiwa ini menjadi peringatan penting bagi masyarakat yang sering beraktivitas di luar ruangan, terutama di daerah yang rentan terkena cuaca ekstrem. Dengan kesadaran akan risiko yang ada, masyarakat dapat lebih waspada dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan orang-orang di sekitarnya.
Tinggalkan Balasan