Jonatan Christie Gagal Meraih Medali di King Cup 2025
Jonatan Christie, tunggal putra Indonesia yang terkenal dengan nama panggilan Jojo, harus mengakui kekalahan dalam pertandingan perebutan peringkat ketiga King Cup 2025. Pada laga yang berlangsung di Shenzhen Bay Sports Center, China, Jojo kalah dua gim langsung dari wakil Prancis, Alex Lanier.
Pertandingan ini berakhir dengan skor akhir 17-21 dan 19-21. Hasil ini sekaligus memutus rekor tak terkalahkan Jojo atas Lanier. Sebelumnya, Jojo selalu menang dalam dua pertemuan melawan Lanier di Denmark Open dan Hylo Open 2025.
Jalannya Permainan
Gim pertama dimulai dengan rally point yang membuat kedua pemain saling menunjukkan kemampuannya. Awalnya, Jojo berhasil memimpin 5-3 setelah mencatatkan poin beruntun. Namun, permainan agresif Lanier membuat Jojo kesulitan hingga terkejar 6-5.
Jojo kembali menunjukkan dominasinya hingga interval 11-9. Setelah jeda, Jojo melakukan beberapa eror yang membuat Lanier berbalik unggul 12-11. Akurasi pukulan Jojo mulai melemah, sehingga semakin tertinggal 17-13 dari Lanier.
Alex Lanier berhasil mengamankan game point 20-15 setelah neting Jojo gagal menyebrang net. Gim pertama ditutup untuk kemenangan Lanier dengan skor 21-17.
Pertandingan Kedua
Di gim kedua, serangan sporadis langsung dipertontonkan Lanier untuk memimpin 1-0. Namun, kesalahan sendiri dilakukan Lanier setelah smesnya nyangkut di net, membuat skor menjadi 1-1.
Seperti gim pertama, Jojo kembali mengungguli perolehan poin hingga selisih lima angka, 7-2. Sayangnya, kesalahan beruntun dilakukan oleh Jojo hingga kedudukan sama kuat 10-10.
Meski begitu, Jojo bisa mengunci keunggulan tipis saat interval 11-10. Lagi-lagi Lanier seperti mendapat angin segar setelah jeda. Tunggal putra ranking 16 dunia itu berbalik unggul 16-15.
Smes menyilang Lanier acap kali membuat Jonatan kelabakan hingga menghasilkan game point, 20-19. Gim kedua ditutup untuk kemenangan Lanier dengan skor tipis 21-19.
Hasil Akhir
Dengan hasil ini, Alex Lanier berhak atas gelar peringkat ketiga King Cup 2025. Sementara itu, partai final sedang berlangsung saat berita ini dimuat antara Anders Antonsen dan wakil tuan rumah, Shi Yu Qi. Keberhasilan Lanier dalam pertandingan ini menunjukkan bahwa ia mampu menghadapi lawan-lawan tangguh di ajang internasional.
Tinggalkan Balasan