Gempa Bumi Terjadi di Jawa Barat, Tiga Kali dalam Sehari
Pada hari Rabu (14/1/2026), tiga kali gempa bumi terjadi di wilayah Jawa Barat. Peristiwa ini terjadi sejak dini hari hingga pagi hari. Informasi mengenai gempa tersebut disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah II.
Gempa Bandung pada Pukul 02.10 WIB
Gempa pertama terjadi di wilayah Bandung pada pukul 02.10 WIB dengan kekuatan Magnitudo 1,6. Titik pusat gempa berada di darat, 12 km Tenggara Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kedalaman gempa mencapai 59 km. BMKG menyampaikan informasi ini melalui akun resmi mereka di X (@bmkgwilayah2).
Gempa Sukabumi pada Dini Hari
Selanjutnya, dua kali gempa terjadi di wilayah Sukabumi. Gempa pertama terjadi pada pukul 03.04 WIB dengan kekuatan Magnitudo 2,4. Titik pusat gempa berada di laut, 103 km Selatan Kabupaten Sukabumi, dengan kedalaman 10 km. Informasi ini juga disampaikan oleh BMKG Wilayah II.
Gempa kedua terjadi pada pukul 05.47 WIB. Kekuatan gempa ini sama, yaitu Magnitudo 2,4. Pusat gempa berada di laut, 100 km Selatan Kabupaten Sukabumi, dengan kedalaman 27 km. BMKG kembali merilis data ini melalui akun resmi mereka.
Skala MMI untuk Menjelaskan Kekuatan Gempa
BMKG juga memberikan penjelasan tentang skala MMI (Modified Mercalli Intensity) yang digunakan untuk menilai dampak gempa. Berikut penjelasannya:
- I MMI: Getaran tidak dapat dirasakan kecuali dalam kondisi luar biasa.
- II MMI: Beberapa orang merasakan getaran, benda ringan bergoyang.
- III MMI: Getaran dirasakan nyata dalam rumah.
- IV MMI: Dirasakan oleh banyak orang, gerabah pecah, jendela bergoyang.
- V MMI: Hampir semua orang merasakan, barang terpelanting.
- VI MMI: Semua orang merasakan, plester dinding jatuh.
- VII MMI: Semua orang keluar dari rumah, bangunan baik mengalami kerusakan ringan.
- VIII MMI: Kerusakan ringan pada bangunan kuat, retakan pada bangunan kurang baik.
- IX MMI: Bangunan kuat rusak, pipa dalam rumah putus.
- X MMI: Bangunan kayu rusak, tanah terbelah, rel melengkung.
- XI MMI: Bangunan sedikit yang masih berdiri, jembatan rusak.
- XII MMI: Hancur total, gelombang tampak di permukaan tanah.
Tindakan Saat Gempa Terjadi
Berdasarkan rekomendasi BMKG, berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan saat gempa terjadi:
-
Tetap Tenang
Jangan panik dan tetap tenang. Tarik napas dalam-dalam, lalu cari tempat aman untuk berlindung. -
Di Dalam Rumah
Cari meja atau benda kokoh untuk berlindung. Lindungi kepala dengan bantal, helm, atau tangan. -
Di Luar Ruangan
Jauhi gedung dan tiang. Menuju area terbuka dan tetap tenang karena bisa saja ada gempa susulan. -
Di Kerumunan
Ikuti arahan petugas dan segera menuju tangga darurat atau daerah terbuka. -
Di Gunung atau Dataran Tinggi
Jauhi lereng dan cari area lapang untuk berlindung. -
Di Laut
Jika gempa terjadi di bawah laut, segera berpindah ke dataran tinggi untuk menghindari tsunami. -
Di Dalam Kendaraan
Pegang erat agar tidak jatuh. Berhenti di tempat yang lapang dan hindari jalanan sempit.
Tinggalkan Balasan