Alvaro Arbeloa Dihormati, Real Madrid Tumbang di Copa del Rey

Kegagalan Debut Alvaro Arbeloa di Copa del Rey

Pada pertandingan kemarin (15/1), para pendukung Albacete Belompie memberikan teriakan yang bernada nyinyir kepada pelatih baru Real Madrid, Alvaro Arbeloa. Teriakan tersebut mengandung nama Xabi, yang merujuk pada Xabi Alonso, pelatih sebelumnya yang digantikan oleh Arbeloa tiga hari sebelum pertandingan melawan Albacete dalam babak 16 besar Copa del Rey.

Ketidakmampuan Arbeloa untuk menggantikan Xabi Alonso terbukti dari kegagalan Real Madrid dalam pertandingan tersebut. Tim asuhan Arbeloa harus tersingkir dari Copa del Rey setelah kalah 2-3 dari klub kasta kedua, Albacete Belompie. Meskipun memainkan skema 4-3-3 dengan komposisi terbaik (kecuali pemain yang cedera), Los Merengues tetap kalah dalam laga di Estadio Carlos Belmonte.

Kegagalan ini mendapat julukan dari media Spanyol sebagai “Albacetazo”. Arbeloa sendiri mengakui bahwa ia bertanggung jawab atas keputusan susunan pemain dan strategi permainan yang digunakan dalam pertandingan tersebut.

Kegagalan Beruntun Real Madrid

Kegagalan di Copa del Rey merupakan kelanjutan dari kekalahan Real Madrid dalam final Supercopa de Espana melawan FC Barcelona tiga hari sebelumnya. Situasi pertandingan pun mirip, di mana Real selalu tertinggal lebih dulu. Analis sepak bola Spanyol, David Sanchez, menyatakan bahwa Xabi Alonso bukan satu-satunya masalah, dan Arbeloa juga tidak menjadi solusi.

Kapten Real Madrid, Dani Carvajal, mengaku kesal dengan kegagalan di Copa del Rey. Ia menyebut bahwa tim berada di titik terendah setelah disingkirkan oleh klub level kedua. Meski demikian, Carvajal menegaskan bahwa dirinya dan rekan-rekannya akan berusaha memperbaiki situasi dalam dua ajang lain yang tersisa musim ini, yaitu LALIGA dan Liga Champions.

Performa Vinicius Junior dan Masalah Rasis

Menurut laporan media Spanyol, performa buruk Vinicius Junior turut berkontribusi pada kekalahan Real Madrid. Vini bermain starter sebagai bagian dari trio serangan bersama Franco Mastantuono dan Gonzalo Garcia. Namun, ia tidak diganti hingga akhir pertandingan meskipun selama laga dia menghadapi ejekan rasis dari pendukung Albacete.

Arbeloa mengapresiasi upaya Vini dalam menghadapi situasi tersebut. Ia menyampaikan bahwa inilah bentuk permainan yang ingin ia lihat dari Vinicius. Meski terkadang tampil baik dan kadang kurang maksimal, Arbeloa berharap Vini bisa tetap tangguh seperti ini.

Rekor Real Madrid di Copa del Rey

Berikut adalah capaian Real Madrid dalam Copa del Rey dalam beberapa musim terakhir:

  • 2025–2026: Babak 16 besar, kalah 2-3 oleh Albacete Balompie (2). Pelatih: Alvaro Arbeloa.
  • 2024–2025: Runner-up, kalah 2-3 AET oleh FC Barcelona (1). Pelatih: Carlo Ancelotti.
  • 2023–2024: Babak 16 besar, kalah 2-4 AET oleh Atletico Madrid (1). Pelatih: Carlo Ancelotti.
  • 2022–2023: Juara, menang 2-1 atas Osasuna (1). Pelatih: Carlo Ancelotti.
  • 2021–2022: Babak perempat final, kalah 0-1 oleh Athletic Bilbao (1). Pelatih: Carlo Ancelotti.
  • 2020–2021: Babak 32 besar, kalah 1-2 AET oleh CD Alcoyano (3). Pelatih: Zinedine Zidane.

Catatan: Angka dalam kurung setelah nama klub menunjukkan kasta kompetisi di Spanyol dari klub bersangkutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *