Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Kabupaten Nunukan
BMKG Stasiun Metereologi Nunukan telah mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Peringatan ini dikeluarkan pada Sabtu (21/2/2026) malam dan berlaku hingga pukul 23.00 WITA. Dalam rilis resmi yang dikeluarkan oleh Prakirawan BMKG Stasiun Metereologi Nunukan Serpin, disebutkan bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi, dan dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.
Beberapa wilayah di Kabupaten Nunukan yang sudah terdampak hujan lebat antara lain: Nunukan, Sembakung, Krayan, Sebuku, Sebatik Barat, Sei Menggaris, Tulin Onsoi, Lumbis Ogong, dan Krayan Timur. Selain itu, kondisi cuaca ekstrem ini juga berpotensi meluas ke sejumlah kecamatan lainnya, seperti Sebatik, Lumbis, Krayan Selatan, Nunukan Selatan, Sebatik Timur, Sebatik Tengah, Sembakung Atulai, Krayan Tengah, dan Krayan Barat.
BMKG memperkirakan bahwa kondisi cuaca ini akan berlangsung hingga pukul 23.00 WITA. Pada pukul 21.52 WITA, Pantauan di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan menunjukkan adanya curah hujan yang cukup deras.
Masyarakat diimbau agar tetap waspada terhadap potensi genangan air, banjir, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas akibat angin kencang dan petir. Untuk informasi lebih lanjut dan pembaruan cuaca, masyarakat dapat mengakses laman resmi BMKG.
Wilayah Terdampak Hujan Lebat
Berikut adalah daftar wilayah yang terdampak hujan lebat:
- Nunukan
- Sembakung
- Krayan
- Sebuku
- Sebatik Barat
- Sei Menggaris
- Tulin Onsoi
- Lumbis Ogong
- Krayan Timur
Selain wilayah-wilayah tersebut, beberapa kecamatan lain juga berpotensi terdampak luas, yaitu:
- Sebatik
- Lumbis
- Krayan Selatan
- Nunukan Selatan
- Sebatik Timur
- Sebatik Tengah
- Sembakung Atulai
- Krayan Tengah
- Krayan Barat
Imbauan kepada Masyarakat
Masyarakat diharapkan untuk selalu memantau perkembangan cuaca dan menjaga keselamatan diri serta keluarga. Beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan antara lain:
- Menyediakan tempat aman untuk menghindari banjir dan genangan air
- Memastikan struktur bangunan kuat dan tidak rentan roboh akibat angin kencang
- Menghindari area yang rawan longsor atau pohon tumbang
- Memperhatikan informasi dari BMKG secara berkala
Dengan adanya peringatan dini ini, diharapkan masyarakat dapat lebih siap menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu. BMKG juga terus melakukan pemantauan dan memberikan update terkini jika diperlukan.
Tinggalkan Balasan