BMKG: Sebagian Besar Jatim Hadapi Cuaca Ekstrem Hingga Akhir Februari 2026

Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur Selama Ramadan

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan mengenai potensi cuaca ekstrem yang bisa terjadi di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur dalam sepekan ke depan selama bulan Ramadan. Peringatan ini berlaku hingga 28 Februari 2026. Cuaca ekstrem tersebut meliputi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai petir dan angin kencang.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Juanda, Taufiq Hermawan, menjelaskan bahwa kondisi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor. Saat ini, seluruh wilayah Jawa Timur sedang memasuki musim penghujan. Beberapa daerah bahkan masih mengalami puncak musim hujan.

Faktor-faktor utama yang menyebabkan cuaca ekstrem ini antara lain aktivasi Monsun Asia dan gangguan gelombang atmosfer Low Frequency, Madden Julian Oscillation (MJO), serta Gelombang Rossby yang melintasi wilayah Jawa Timur. Selain itu, suhu permukaan laut di perairan Selat Madura yang masih cukup tinggi juga turut berkontribusi. Kondisi atmosfer lokal yang labil juga meningkatkan risiko cuaca ekstrem.

Taufiq menekankan bahwa hal ini mendukung pertumbuhan awan konvektif yang dapat menghasilkan hujan intensitas sedang hingga lebat, yang sering kali disertai petir dan angin kencang. Wilayah-wilayah yang harus lebih waspada antara lain:

  • Kabupaten Pacitan
  • Kabupaten Gresik
  • Kota Surabaya
  • Kabupaten Lumajang
  • Kabupaten Bangkalan
  • Kabupaten Jember
  • Kota Kediri
  • Kabupaten Tuban
  • Kabupaten Ponorogo
  • Kabupaten Banyuwangi

Selain itu, wilayah berikut juga perlu meningkatkan kewaspadaan:

  • Kabupaten Nganjuk
  • Kota Mojokerto
  • Kabupaten Sidoarjo
  • Kabupaten Bondowoso
  • Kabupaten Blitar
  • Kota Probolinggo
  • Kabupaten Lamongan
  • Kabupaten Pamekasan
  • Kabupaten Magetan
  • Kota Malang

Wilayah lainnya yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Kabupaten Tulungagung
  • Kabupaten Pasuruan
  • Kota Blitar
  • Kabupaten Bojonegoro
  • Kabupaten Kediri
  • Kabupaten Ngawi
  • Kabupaten Situbondo
  • Kabupaten Jombang
  • Kota Madiun
  • Kabupaten Probolinggo

Di samping itu, wilayah seperti:

  • Kabupaten Sampang
  • Kabupaten Malang
  • Kota Pasuruan
  • Kabupaten Mojokerto
  • Kabupaten Madiun
  • Kabupaten Sumenep
  • Kabupaten Trenggalek
  • Kota Batu

Peringatan dari BMKG ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan instansi pemerintah terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, serta penurunan jarak pandang akibat cuaca ekstrem.

Taufiq mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah dengan topografi curam, bergunung, atau bertebing untuk lebih waspada terhadap dampak yang bisa terjadi. Ia juga menyarankan masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini yang diberikan oleh BMKG.

Masyarakat diimbau untuk memperhatikan citra radar WOFI melalui website resmi BMKG. Selain itu, penting untuk memperhatikan informasi peringatan dini harian maupun peringatan dini setiap 2-3 jam. Dengan demikian, masyarakat dapat lebih siap menghadapi cuaca ekstrem yang mungkin terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *